Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Putus, DPRD Bantul Usulkan Perbaikan Lewat BTT
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA - DPRD Kota Jogja meminta kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat untuk mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah itu guna menyetop penyebaran Covid-19 di area sekolah. Sebaran Covid-19 yang kini sudah menyentuh lingkungan sekolah diharapkan bisa diminimalisir dengan kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Meski sudah dilakukan PTM 50 persen, tapi masih bisa dilihat bahwa penyebaran kasus Covid-19 di sekolah masih terjadi dan berpotensi meluas. Sehingga pemberlakuan PJJ bisa jadi opsi," kata anggota DPRD Kota Jogja, Ali Fahmi, Kamis (17/2/2022).
Fahmi mengatakan, kebijakan penutupan sebuah kelas maupun sekolah sudah tepat dilakukan jika ditemui murid terinfeksi Covid-19. Di sisi lain, pelaksanaan PTM hendaknya juga dilakukan melalui standar prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan memaksimalkan pengawasan di tiap-tiap satuan pendidikan.
"Memang perlu pengawasan yang lebih apalagi di masa Omicron yang sebarannya cepat seperti sekarang, pelaksanaan 5M mungkin bisa ditambah dengan keaktifan guru dan peran orang tua agar edukasi soal pencegahan bisa diperluas," ujar dia.
Sementara, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja menyebut, lonjakan kasus Covid-19 di wilayah setempat juga berdampak pada sebaran kasus di lingkungan sekolah. Sejak Januari sampai Februari ini, sedikitnya 171 guru dan juga murid dari jenjang TK-SMP dilaporkan terpapar Covid-19.
BACA JUGA: Ruas Tol Jogja Bawen Diperluas Menjadi hingga 60 Meter, Demi Menyelamatkan Selokan Mataram
"Tentunya memang menjadi perhatian dan evaluasi bagi kami. Padahal vaksinasi murid sekolah sudah optimal dan PTM telah dibatasi sebanyak 50 persen, namun dua bulan terakhir temuan kasus memang melonjak. Ada 171 temuan kasus di sekolah, 30 orang guru dan 141 murid," kata Kepala Disdikpora Kota Jogja, Budi Asrori.
Dia menjelaskan, ratusan warga sekolah yang positif Covid-19 itu secara umum diperoleh hasilnya berdasarkan motede pengamatan dan juga upaya pelacakan. Sebagian murid dan juga guru yang terkonfirmasi positif, diketahui merupakan pelaku kontak erat dari kasus sebelumnya atau menunjukkan gejala Covid-19.
"Semua yang didapati terkonfirmasi itu kami ketahui lewat dua cara yakni dia bergejala kemudian dites serta lewat upaya tracing dan melalui pemantauan aktif di satuan sekolah," jelasnya.
Budi juga menambahkan, pihaknya telah melakukan intervensi kepada sejumlah sekolah yang ditemui menjadi sumber penularan Covid-19 itu. Diantaranya dengan melakukan sterilisasi dan juga langkah penutupan selama beberapa hari. Terkait upaya teknis, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di masing-masing sekolah hingga ke tingkat kemantren.
"Penutupannya tergantung kasus, kalau masih sekop kecil kelasnya saja yang kita tutup. Tapi memang lebih banyak itu satu sekolah langsung yang ditutup karena untuk keamanan. Ada yang 5-10 hari dan pembelajaran dialihkan ke PJJ," kata dia.
Wali Kota Jogja melalui Instruksinya yang dikeluarkan pada 15 Februari lalu dengan nomor 06/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3 Covid-19 juga telah mengeluarkan panduan pengetatan dalam penyelenggaraan kegiatan atau aktivitas edukasi. Pada poin kesebelas huruf e disebutkan bahwa penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor ventilasi udara, durasi, dan jarak interaksi, untuk meminimalisir risiko penularan dalam beraktivitas.
Budi pun mengklaim telah melakukan koordinasi dengan sejumlah sekolah untuk kembali memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. Hanya saja, ia mengakui bahwa lingkungan eksternal sekolah jadi faktor yang cukup sulit untuk dikendalikan berkaitan dengan penyebaran Covid-19 di sekolah.
"Sebenarnya kan di sekolah ini warganya jelas, baik guru, murid dan lainnya sehingga upaya pelacakan lebih cepat dibandingkan dengan tempat publik yang lain. Namun jika dibandingkan dengan lingkungan eksternal sekolah saat murid dan juga guru di luar kan jadi sebuah faktor lain dan sulit untuk pengawasan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi. DPRD mengusulkan perbaikan lewat BTT dan meminta rute dikaji ulang.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.
Bahlil Lahadalia mengatakan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi dibentuk untuk mempercepat eksekusi target hilirisasi dan transisi energi.
PT Virgo Karya Shipping memberikan pendampingan hukum kepada nakhoda Kapal Virgo Transport 8 yang telah ditetapkan sebagai tersangka.