Tingkatkan Minat Baca, Denmark Hapus Pajak Buku
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah di Kota Jogja memulai pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen pekan ini. Saat ini, PTM 100 persen baru untuk SD kelas V dan VI serta seluruh kelas untuk SMP.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jogja, Budi Santosa Asrori, pembelajaran praktik seperti olahraga dan ekstrakulikuler sudah bisa dilaksanakan.
BACA JUGA: PTM 100% di Jogja Digelar Akhir Januari
"Di aturan SKB Empat Menteri tidak ada larangan terkait hal itu [pelajaran praktik]. Jadi sekolah bisa menjalankan,” kata Budi.
“Mungkin ada beberapa sekolah yang mulai menjalankan [ekstrakulikuler]. Kami tidak melarang tetapi lebih baik dibatasi dulu dan tetap menjaga aturan protokol kesehatan [prokes].”
Jam pelajaran tetap mengacu pada peraturan sebelumnya. Dalam sehari ada enam jam pelajaran. SD satu jam pelajaran 40 menit dan SMP satu jam pelajaran 45 menit.
Sementara PTM kelas I-IV SD rencananya berlangsung setelah vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun selesai. Pemkot Jogja akan menyelesaikan vaksin untuk anak pada akhir Januari.
Sembari menunggu vaksinsi selesai, akan ada evaluasi PTM 100% yang sedang berjalan. Apabila PTM berjalan baik, pada 7 Februari PTM 100% akan berlangsung penuh untuk SD dan SMP.
“Kami beri dulu jeda sepekan setelah imunisasi anak dosis satu selesai sembari mengevaluasi pelaksanaan PTM,” katanya.
BACA JUGA: Ini Alasan Kemendikbudristek Berlakukan PTM Terbatas 100%
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan sejauh ini vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah mencapai 110 persen dari target Pemerintah Pusat atau 29.000 anak. Kini vaksinasi berlanjut sesuai data di Disdukcapil Jogja dengan target 6.000 anak lagi.
Selain pengawasan di sekolah, Heroe berharap dukungan dari orang tua. "Masyarakat harus jaga anaknya selama di rumah dan berpergian, tetap jalankan prokes di mana pun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Denmark akan menghapuskan pajak penghasilan (PPN) pada buku. Cara ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakatnya.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.