Ratusan Orang Terjaring Razia Polisi di Gunungkidul

David Kurniawan
David Kurniawan Sabtu, 12 Maret 2022 11:27 WIB
Ratusan Orang Terjaring Razia Polisi di Gunungkidul

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Martinus Griyavinto Sakti membagikan paket minyak dan telur kepada pengendara motor di Simpang Empat Selang, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari, Jumat (11/3/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sebanyak 498 orang di Gunungkidul terjaring razia polisi dalam Operasi Keselamatan Progo 2022. Mayoritas pelanggar dikenai teguran dan yang ditilang hanya 40 orang.

BACA JUGA: Gunungkidul Diterjang Lisus, Ratusan Rumah Dilaporkan Rusak  

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Giryavinto Sakti mengatakan, Operasi Keselamatan Progo 2022 sudah berlangsung selama sebelas hari.

Sesuai dengan pelaksanaan operasi yang mengedepankan tindakan preemtif, maka mayoritas pelanggar hanya dikenakan tegurang. Pasalnya, dari jumlah yang ditegur sebanyak 458 pengendara dan sanksi tilang diberikan kepada 40 pelanggar.

“Mayoritas pelanggar tidak menggunakan helm. Tetapi, ada juga pelanggaran lain seperti surat tidak lengkap atau kendaraan tidak sesuai dengan standarisasi pabrikan,” kata Martinus, Jumat (11/3/2022).

Dia menjelaskan, operasi keselamatan berlangsung hingga 14 Maret mendatang. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Hal ini dibutuhkan untuk menekan angka kecelakaan yang sampai mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Total personel yang diterjunkan ada 140 petugas,” katanya.

Menurut dia operasi keselamatan juga sebagai mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menaati protokol kesehatan. Di masa pandemi, disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai persebaran virus sangat penting.

“Ada program memberikan helm ke pengendara. Tapi, kami juga memberikan masker dan hand sanitizer kepada warga yang melintas,” katanya.

Selain itu, petugas Satlantas juga memberikan paket sembako yang terdiri minyak goreng dan telur kepada pengendara. Martinus mengakui, pada saat sekarang ada kesulitan mendapatkan minyak goreng. Diharapkan bantuan tersebut memberikan manfaat kepada warga.

BACA JUGA: Begini Kondisi Morfologi Merapi Usai Letusan Sejauh hingga 5 Kilometer  

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto mengatakan, upaya menekan angka kecelakaan terus dilakukan. Selain melaksanakan operasi keselamatan berlalu lintas, juga dilakukan sosialiasi ke sekolah-sekolah.

“Kami komitmen menekan angka kecelakaan di Gunungkidul,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online