6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah pendorong gerobak yang tergabung dalam Paguyuban Pendorong Gerobak Malioboro (PPGM) meminta kejelasan soal nasib mereka setelah pedagang kaki lima (PKL) direlokasi. Mereka meminta jaminan pekerjaan karena menganggur setelah PKL Malioboro dipindah ke tempat baru.
Ketua PPGM, Kuat Suparjono mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapat kepastian soal jaminan pekerjaan pengganti dari pemerintah setempat. Padahal, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengadu ke Pemkot Jogja untuk minta difasilitasi soal pekerjaan baru setelah penataan Malioboro dilakukan.
Sampai saat ini nasib para pendorong gerobak masih tetap diujung tanduk. Kuat mengklaim bahwa, anggotanya bahkan terancam kehilangan rumah karena tak mampu membayar biaya angsuran pelunasan jika enam bulan tidak melakukan pembayaran. Pihaknya pun mengadu ke DPRD setempat untuk memberikan alternatif solusi bagi nasib mereka.
"Aduan ini kami harapkan disampaikan DPRD Kota Jogja ke pemerintah baik di Pemkot atau Pemda DIY. Pertama kita meminta pekerjaan yang layak agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kedua kita berharap mendapat lapak untuk usaha," katanya saat mengadu ke DPRD Kota Jogja, kemarin.
Baca juga: Viral Kuda Andong Malioboro Tertunduk Lesu Kehujanan, Warganet Merasa Kasihan
Kuat menjelaskan, saat ini tinggal segelintir pendorong gerobak saja yang bertahan di dalam paguyuban karena merasa pemerintah abai untuk memberikan jaminan. Dari 91 anggota, kini yang bertahan hanya sebanyak 29 orang. Pihaknya juga meminta bahwa skema pemberian lapak tidak harus diberikan kepada semua anggota. Berapa pun yang difasilitasi oleh pemerintah pihaknya siap untuk mengelola.
"Kalau lapak kami tidak masalah dapat di Teras Malioboro 1 atau 2. Seberapa dapatnya, itu yang nanti kita kelola bersama-sama," ungkap dia.
Ketua Pansus Penataan Malioboro DPRD Kota Jogja, Antonius Fokki Ardiyanto menyebut, ada dampak lain yang ditimbulkan dari proses penataan kawasan Malioboro. Salah satunya yakni pendorong gerobak yang kehilangan pekerjaan dan terancam menganggur.
Fokki mengklaim bahwa, pihaknya berencana untuk memberdayakan para pendorong gerobak untuk menjadi tenaga kebersihan di kawasan Malioboro. Rencana itu juga sudah dikoordinasikan dengan sejumlah pihak. Sehingga lewat upaya itu, diharapkan pendorong gerobak bisa menyambung hidup.
"Kalau kita lihat itu sangat mungkin apakah di perubahan Danais yang dilakukan di bulan Maret ini atau nanti di APBD perubahan Kota Jogja. Kalau itu terjadi maka kita bisa membuat solusi yang bagus supaya tidak ada pemiskinan rakyat," terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus