Pilur Gunungkidul Digelar September, 230 TPS Disiapkan
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Salah seorang pekerja sedang menurunkan minyak goreng kemasan dari pikap untuk diberikan ke pedagang di Pasar Argosari, Wonosari. Foto diambil Selasa (29/3/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sejumlah pedagang makanan mengeluhkan harga minyak goreng yang makin mahal akhir-akhir ini. Untuk minyak kemasan dijual Rp25.000 per liter, sedangkan jenis curah dijual Rp22.000 per kilogram.
Salah seorang pemilik warung makan di Kapanewon Wonosari, Ijah mengatakan, minyak goreng jenis curah makin langka. Praktis harganya ikut naik seiring minimnya pasokan di pasaran.
“Saya kemarin [Selasa 29/3/2022] beli Rp22.000 per kilogram,” kata Ijah, Rabu (30/3/2022).
Menurut dia, harga jual ini makin mahal. Pasalnya, sebelum ada ketetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.500 per kilogram, masih dijual di kisaran Rp18.000-19.000 per kilonya. “Sekarang malah lebih mahal,” katanya.
Tingginya harga minyak goreng, maka ia terpaksa ikut menaikan harga gorengan. Sebelumnya, ia menjual gorengan Rp2.000 mendapatkan empat biji, tapi sekarang dengan harga yang sama hanya mendapatkan tiga biji.
“Bahan baku juga ikut naik. Jadi, harga gorengan ikut naik,” ujarnya.
Baca juga: Minyak Goreng Langka di Jogja, Pedagang: Lebih Baik Harga Tinggi
Kondisi agak berbeda terjadi pada minyak goreng kemasan. Komoditas ini sempat hilang di pasaran pada saat HET Rp14.000 per liter. Namun, sesaat setelah kebijakan HET dicabut stok kembali melimpah.
“Sekarang gampang diperoleh ketimbang dulu waktu ada HET. Sekarang gantian minyak goreng curah yang sulit dicari,” kata pemilik warung makan di Sumbergiri Kapanewon Ponojong, Amalia Damayanti.
Meski demikian, ia tidak menampik harga minyak kemasan juga ikut merangkak naik. Pasalnya, saat ini harganya menembus Rp25.000 per liter.
“Memang mahal. Pada saat masih ada HET harganya di kisaran Rp20.000 per litere tapi sekarag sampai Rp25.000 per liternya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 digelar 26 September dengan 230 TPS di 31 kalurahan. DPT ditetapkan 24 Agustus.
Kejagung mengembangkan penyidikan dugaan korupsi program MBG ke NTB. Sejumlah ruangan Kejati NTB dipinjam untuk pemeriksaan saksi.
Sebanyak 20 gedung KDMP Bantul telah rampung, sementara 10 lainnya masih dibangun dengan progres sekitar 60%. Aktivitas koperasi sudah berjalan.
Tim Arjuna UGM menembus 10 besar Formula SAE Japan 2026 dan meraih sejumlah penghargaan lewat mobil listrik Surasakti AF-06.
Wapres Gibran meninjau pengungsi gempa Sikka, NTT, dan meminta bantuan menjangkau seluruh warga, termasuk kelompok rentan di wilayah terpencil.
Banggar DPR memberikan 18 rekomendasi kepada Menteri Keuangan Purbaya terkait pertanggungjawaban APBN 2025, termasuk soal pajak dan utang.