PSS Sleman Gelar Launching Tim 8 Agustus, Hadapi Kendal Tornado FC
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Tim gabungan Satpol PP dan Polres Bantul membubarkan kerumunan di kawasan JJLS, Minggu (3/4)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Setelah lumayan lengang pada Ramadan tahun lalu, area Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) pada Ramadan kali ini kembali dipadati masyarakat setiap bakda Subuh.
Demi mencegah penularan Covid-19, tim gabungan Polres Bantul dan Satpol PP Bantul segera bertindak cepat membubarkan kerumunan di kawasan tersebut.
BACA JUGA: Ketua RT di Bantul Wajib Data Para Pemudik
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta menjelaskan bila kerumunan JJLS pada Ramadan tahun ini kembali terjadi. Di hari pertama Ramadan, banyak warga yang sekedar lalu lalang hingga terindikasi trek-trekan di area JJLS.
"Tadi padi [Minggu, 3/4/2022] pukul 04.00 WIB kami laksanakan apel di sana untuk memantau aktivitas di JJLS dan ternyata luar biasa [keramaiannya]," kata Yulius, Minggu.
"Banyak yang tidak memakai masker, adanya beberapa pelanggaran lalu lintas dan sebagainya," tambah Yulius.
Saat dipantau, ativitas lalu lalang atau sekedar jalan-jalan masih mendominasi di kawasan JJLS. Kendati demikian sejumlah kegiatan trek-trekan (balap liar) juga terindikasi digelar di sana.
"Untuk trek trekan sudah ada tapi masih lebih banyak kepada lalu lalang dan lalu lintas yang memadati JJLS. Tetapi juga sudah ada penggunaan knalpot-knalpot yang tidak sesuai dengan standar. Ini juga ditertibkan oleh polisi," kata dia.
BACA JUGA: Rencanakan Vaksinasi di Posko Mudik, Dinkes Bantul Kaji Kesiapan SDM
Masyarakat yang kedapatan berkerumun pun diurai. Di sisi lain warga yang tidak mengindahkan prokes seperti abai dalam pengenaan masker pun diberikan edukasi.
"Kami berusaha mengurai karena ada beberapa titik yang menjadi pusat kerumunan dan banyak yang tidak mengenakan masker," tegasnya.
Kerumunan tersebut, kata Yulius, sangat mungkin tetap terjadi hingga pekan-pekan selanjutnya selama Ramadan. Itulah sebabnya, kegiatan penertiban pun akan diperkuat.
"Kami pun juga tidak menutup kemungikanan akan menegakkan aturan penerapan prokes," tegasnya.
BACA JUGA: Budayakan Membaca, Pria Ini Sediakan Perpustakaan untuk Warga
Selain itu, imbuh Yulius, pihaknya juga akan melayangkan surat kepada masing-masing lurah untuk mengaktifkan lagi keberadaan petugas linmas di masing-masing kalurahan.
“Tujuannya agar patroli kewilayahan dapat diagendakan yang tugasnya unruk dapat memantau pelanggaran tantribum [ketentraman dan ketertiban umum] maupun pelaksanaan prokes selama Ramadan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Penurunan kapasitas fiskal pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2026 Kabupaten Kulonprogo menjadi perhatian serius DPRD. Pemkab tidak boleh men
Peritel global mulai mengoptimalkan situs agar mudah ditemukan ChatGPT dan Gemini. Trafik dari AI melonjak, tetapi perusahaan tetap berupaya mempertahankan data
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 melintasi Greenland, Islandia, Spanyol. Ilmuwan manfaatkan momen langka ini untuk teliti korona Matahari. Tidak terlihat
Hasil FP1 MotoGP Inggris 2026: Alex Marquez tercepat di Silverstone, kalahkan Bezzecchi, Acosta, dan Raul Fernandez. Catatan waktu 1 menit 58,692 detik.
Dinas Kebudayaan Bantul menyiapkan pembentukan UPT Taman Budaya Bantul untuk mengelola operasional kawasan budaya seluas hampir lima hektare. Target terbentuk p