Pembahasan Raperda Gunungkidul Dikebut, 3 Draf Segera Dibahas
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Papan informasi tempat toilet yang ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan Jawa di Taman Budaya Gunungkidul di Kalurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul, Rabu (6/4/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menyiapkan sejumlah program untuk mengenalkan Bahasa Jawa kepada anak-anak usia sekolah dasar. Salah satunya melalui festival Langen Carita yang melibatkan perwakilan dari 18 kapanewon atau kecamatan di Bumi Handayani.
BACA JUGA: Gagal Paham, Milenial Mengira Pakiwan adalah Pemilik Toilet di Gunungkidul, padahal Artinya Ini
Kepala Bidang Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Dinas Kebudayaan Gunungkidul Dwi Prihdiani mengatakan pemahaman anak-anak terkait dengan Bahasa Jawa masih sangat butuh peningkatan.
Menurut dia, beberapa cara telah dilakukan untuk meningkatkan kecintaan terhadap bahasa daerah. Salah satunya melalui program Langen Carita yang rencanannya diselenggarakan pada Juni mendatang.
“Program ini merupakan pentas seni yang melibatkan anak-anak usia sekolah,” kata Anik, sapaan akrabnya, Kamis (7/4/2022)
Ia menjelaskan Langen Carita adalah pementasan cerita yang menggunakan tarian dan tembang dalam Bahasa Jawa serta diiringi musik gamelan. Sajian dari cerita yang dibawakan bisa berupa legenda, sejarah, cerita rakyat atau karangan sendiri.
“Durasi pentas sekitar 30 menit. Jadi, memang butuh persiapan yang matang karena mayoritas pemainnya adalah anak-anak,” katanya.
Menurut Anik, peserta festival ini berasal dari perwakilan 18 kapanewon di Gunungkidul. Ia berharap para peserta bisa mengerti tentang bahasa serta seni tari, karawitan maupun tembang yang merupakan warisan leluhur.
BACA JUGA: Indonesia Resmi Punya 10 Bandara Internasional, Salah Satunya YIA
“Intinya memang untuk pelestaran seni budaya serta untuk regenerasi pelaku seni,” katanya.
Menurut dia, upaya pengenalan Bahasa Jawa tidak hanya melalui Festival Langen Carita. Namun demikian, ada juga program lain salah satunya menyasar ke kalangan anak-anak sekolah. “Untuk program yang ke sekolah, lebih tepatnya bisa ke bidang Sejarah Bahasa Sastra dan Permuseuman karena disana yang menangani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Cara menyimpan video Instagram tanpa aplikasi tambahan bisa dilakukan lewat fitur bawaan maupun browser. Simak langkah mudah dan aman berikut ini.
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.
Apple dikabarkan luncurkan iPhone lipat pertama pada 9 September 2026. Ini acara pertama CEO baru John Ternus. Harga diprediksi tembus Rp35 juta. Simak bocorann
Ariel Tatum resmi mengganti nama legal menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini setelah permohonannya dikabulkan PN Jakarta Selatan. Ini alasan di baliknya.