Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul segera menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tentang Pencegahan dan Penanganan Kejahatan Jalanan dengan koordinasi lintas sektor khususnya jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) baik pimpinan kepolisian, TNI, kejaksaan, dan pengadilan, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daaerah (DPRD). Keluarga dinilai menjadi faktor penting penanganan klithih di DIY.
“Tentu Pemkab Bantul akan menindaklanjuti dengan koordinasi lintas sektor, khususnya jajaran Forkopimda,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, saat dihubungi Sabtu (9/4/2022).
“Kita sangat mendukung kebijakan Gubernur agar DIY umumnya dan Bantul khususnya terbebas dari perilaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat,” ujar Helmi.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan peristiwa tawuran dan kejahatan jalanan harus dicegah mulai dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Namun kuncinya tetap ada pada keluarga, “Karena yang paling bertanggung jawab anak adalah keluarga,” katanya.
Halim mengaku sudah memanggil kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) dan Kepala Balai Pendidikan Menengah Disdikpora DIY untuk melakukan koordinasi dengan komite sekolah, karena komite sekolah merupakan repsentasi dari orang tua siswa agar pengawasan anak atau siswa perlu pengawasan dari rumah.
“Orang tua, bapak, ibu harus memantau, mengawasi anak-anak khususnya anak laki-laki agar tidak keluar rumah terlalu malam, karena peristiwa yang terjadi hampir semua terjadi di malam hari. Mungkin saat malam hari memungkinkan bagi mereka melakukan aksi aksi seperti itu,” ujar Halim.
BACA JUGA: Ceramah di Masjid UGM, Ini Perbedaan Isu yang Diangkat Anies, Ganjar dan Ridwan Kamil
Pihaknya juga mendukung imbauan dari Kapolres Bantul AKBP Ihsan agar pukul 22.00 WIB anak-anak tidak ke luar rumah jika tidak ada hajat yang penting. Pada malam hari anak-anak bisa memanfaatkannya untuk belajar ketimbang ke luar rumah yang tidak ada gunanya dan beresiko.
Halim mengaku imbauan kepada orang tua siswa melalui sekolah secara lisan sering disampaikan agar para orang tua lebih mengawasi lagi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi-aksi tawuran atau kejahatan jalanan. Namun pihaknya akan berkoordinasi lagi lebih lanjut supaya masif.
Wakil Ketua DPRD Bantul, Damba Aktivis mengatakan jika instruksi Gubernur DIY tentang penanganan kejahatan jalanan itu bersifat mendesak maka bisa dianggarkan melalui dana tidak terduga. Jika tidak mendesak bisa dianggarkan melalui APBD Perubahan 2022. Namun demikian ia menilai kejahatan jalanan akhir-akhir ini kian marak sehingga membutuhkan penanganan ekstra.
Pihaknya akan merapatkan surat Gubernur tersebut bersama Pemkab Bantul dan juga Forkompinda untuk penanganannya. Sebab aksi kejahatan jalanan saat ini bukan hanya terjadi di wilayah kota namun sudah ke kabupaten, khususnya Bantul dan sangat meresahkan masyarakat “Menurut saya ini butuh penanganan segera dan ekstra, karena sudah meresahkan masyarakat,” ujar Damba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Logo HUT Ke-81 RI dipilih melalui pemungutan suara publik yang diikuti 68.569 peserta. Desain karya Fajar Novario menjadi pemenang.
Harga iPhone 15 di iBox turun pada Juli 2026. Simak spesifikasi, besaran penurunan, dan daftar harga terbaru seluruh seri iPhone.
Sidang dugaan suap Sudewa mengungkap kesaksian Ketua Kadin Kota Surakarta yang mengaku menyerahkan Rp125 juta melalui seorang perantara.
Penjualan seragam sekolah di Jogja melonjak menjelang tahun ajaran baru. Omzet toko mencapai Rp15 juta per hari seiring membludaknya pembeli.
Perempuan Bangsa DIY menggelar Muswil sebagai langkah awal konsolidasi organisasi dan penguatan kader untuk menghadapi Pemilu 2029.