Musim Hujan Mundur Akibat El Nino, Pakar UGM Imbau Penyesuaian Kalender Tanam
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah wisatawan yang pelesiran di Bantul pada libur Lebaran tahun ini diprediksi melonjak signifikan.
BACA JUGA: Peringatan, Semua Ruas Jalan Utama Jogja Berpotensi Macet Saat Libur Lebaran Tahun Ini
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul Nurman Asmuni mengharapkan distribusi logistik tetap lancar di libur dan cuti Lebaran nanti.
“Dari sisi ekonomi secara keseluruhan membaik setelah dua tahun kita enggak bisa apa-apa. Sekarang masyarakat diperbolehkan untuk silaturahmi, untuk mudik,” kata dia, Sabtu (9/4/2022).
Menurut Asmuni, liburan panjang harus ditunjang dengan kelancaran logistik. Beberapa logistik pokok menurut Asmuni harus tetap berjalan untuk mendukung sektor pariwisata. “Itu dicukupi dulu selama liburan, karena 10 hari [libur Lebaran] kan tidak sedikit,” ujarnya.
Kenaikan tingkat hunian hotel belum terlihat di pekan pertama Ramadan. Lonjakan okupansi baru akan terlihat tiga sampai tujuh hari sebelum Lebaran.
Bila sepekan hingga tiga hari jelang lebaran kenaikan okupansi itu tak kunjung terlihat, lonjakan wisata yang digadang-gadang tersebut kemungkinan tidak terjadi.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto memprediksi jumlah kunjungan wisatawan Lebaran tahun ini bisa menyamai kunjungan wisata seperti Lebaran sebelum pandemi.
BACA JUGA: Jogja Segera Punya Pusat Desain Industri Nasional 4 Lantai di Bekas Terminal Terban
Menurutnya, pemudik di hari raya ini akan lebih banyak berwisata karena aktivitas masyarakat sudah banyak dilonggarkan.
“Tetapi jumlah destinasi wisata juga tersebar, perkembangannya cukup banyak juga. Destinasi-destinasi baru dan tersebar di banyak daerah. Menurut saya, akan ada tambahan seperti sebelum pandemi, tapi enggak seberapa,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Cara daftar BLT Kesra Rp900.000 Oktober 2026, syarat, cara cek penerima, desil, hingga laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Karang Taruna Hipenari Samigaluh masuk 5 besar nasional berkat inovasi mengolah limbah daun teh menjadi lulur dan produk pangan lokal.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI akan merespons cepat dan menindak tegas laporan dugaan rumah dinas jadi markas judol.
Rupiah hari ini diproyeksikan melemah ke kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS setelah menguat pada perdagangan Rabu.
Dakwaan jaksa mengungkap 29 perusahaan dan yayasan yang disebut terkait Febrie Adriansyah dan tiga orang kepercayaannya dalam perkara TPPU.