DPRD Bantul Kejar Pengelolaan Jalan Parangtritis untuk PAD
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
Pemudik bersiap menaiki bus tujuan luar daerah di terminal Giwangan, Kota Jogja, Jumat (23/4/2021). /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Sejumlah perantau di Kota Jogja memutuskan untuk mudik lebih dulu ke kampung halaman meski hari raya Lebaran masih jauh hari yakni di awal Mei mendatang.
Seorang pemudik asal Sumatra Barat, Alfathariq, 18, mengatakan, dirinya memilih mudik duluan lantaran pesantren tempatnya sekolah telah mulai libur per pekan ini.
"Sudah libur sejak kemarin. Makanya memutuskan mudik," imbuhnya ditemui di Terminal Giwangan, Jumat (15/4/2022).
Alfathariq yang mondok di salah satu pesantren di Bantul ini menambahkan, antisipasi membludaknya para pemudik juga menjadi salah satu alasan dirinya pulang kampung lebih dulu.
Sebab, pemerintah pada tahun ini memang memperbolehkan masyarakat untuk mudik merayakan hari raya Lebaran di kampung halaman.
BACA JUGA: 80 Persen Gen Yusuf Mansur Disebut Pembohong, Ini Rekam Jejaknya
"Kalau mepet dan beberapa hari sebelum Lebaran takutnya macet dan terlalu banyak penumpangnya. Kalau begini kan enak dan lebih santai," urainya.
Dia berencana naik bus dengan tujuan Tangerang. Dari sana, ia nantinya akan naik pesawat menuju ke Sumatra Barat. Sebab, belum ada rute bus Jogja-Sumatera Barat saat ini di terminal itu.
"Paling jauh baru sampai Riau. Kebetulan juga ada paman, jadi bisa menginap satu dua hari baru mudik," ujarnya.
Petugas pelayanan terminal Giwangan, Evak Nur Wahid mengatakan, mobilitas penumpang mudik belum terlalu signifikan di terminal itu. Meski ada, hanya satu dua penumpang saja yang bertujuan untuk mudik lebih dulu.
"Sementara penumpang masih landai dan biasanya mendekati H-10 baru ada peningkatan," katanya.
Menjelang masa mudik Lebaran ini, pihaknya juga akan mempersiapkan sejumlah sarana dan prasarana penunjang agar masyarakat mudik dengan aman dan nyaman.
"Kita fokus di sarpras mengenai protokol kesehatan termasuk penyiapan pos kesehatan," kata Evak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.