SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA--Pasangan asal Jogja masing-masing berinisial AS, 28, dan DN, 29, kompak mengedarkan narkotika jenis sabu. Keduanya ditangkap petugas bersama satu rekannya yang lain yakni GKE, 29 seusai mengantarkan sabu pesanan salah satu pelanggan di wilayah Timoho, Gondokusuman.
"AS dan DN ditangkap berboncengan di kawasan Timoho 7 Februari lalu. Mereka berdua memang selalu boncengan kalau mau antar ke pelanggan," ungkap Kanit 1 Satresnarkoba Polresta Jogja, AKP Widodo, Jumat (29/4/2022).
BACA JUGA: Warga Mudik Lebih Awal, Hotel di Jogja Mulai Terima Wisatawan
Widodo menjelaskan, petugas lebih dulu menangkap GKE saat bertransaksi sabu di area Depok, Sleman. Saat diperiksa, ia mengaku mendapat paket sabu dari AS yang berperan sebagai bandar. Dari tersangka GKE petugas menyita sebanyak 11,52 gram paket sabu siap edar.
"Dalam mengedarkan mereka pakai skema taruh di alamat tertentu. Nanti pelanggannya datang ambil sendiri," kata Widodo.
Petugas yang menyimpan informasi soal AS kemudian membuntutinya dan menangkap tersangka seusai menaruh sabu di kawasan Timoho. Aparat kepolisian kemudian mendapati sejumlah barang bukti berupa paket sabu siap edar yang dibuat dalam bungkus kecil.
"Kami periksa juga ke indekosnya dan menemukan sabu dengan total 10,44 gram dari tersangka AS yang disimpan di dalam rice cooker dan sebanyak 0,6 gram sabu dari tersangka DN," ujarnya.
BACA JUGA: Ada 34 Perusahaan di DIY Tak Bayar THR, Denda Menanti
Dari hasil pemeriksaan, AS mengaku memperoleh sabu dari seseorang yang belum dikenalnya di wilayah Semarang. Narkotika itu dijemputnya sendiri dan kemudian dipecah menjadi beberapa paket kecil siap edar. AS kemudian menugasi GKE dan pacarnya DN untuk mengedarkan barang terlarang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Aisyiyah menegaskan dakwah kemanusiaan, penguatan Posbakum, dan peran perempuan dalam perdamaian global di tengah meningkatnya konflik dunia.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta Gedung Kelurahan Tegalpanggung tak hanya melayani administrasi, tetapi juga menampung aktivitas warga.
TNI AU terus mematangkan kesiapan pilot Rafale. Delapan penerbang disiapkan melalui seleksi ketat dan pelatihan hingga ke Prancis.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.