Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Pengibaran bendera raksasa di Objek Wisata Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Senin (13/8)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Potensi dan kualitas anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Nglanggeran terus ditingkatkan, salah satunya adalah soal Bahasa Inggris.
Peningkatan potensi berupa pelatihan Bahasa Inggris itu digelar selama enam hari, sejak 23-28 Mei 2022. Dengan pelatihan itu, diharapkan bisa meningkatkan pelaku wisata dalam berbahasa asing sehingga bisa memberikan layanan yang baik kepada wisatawan luar negeri.
BACA JUGA: Setahun Kabur, Napi di Gunungkidul Sempat Jadi Buruh Sawit di Sumatera
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Titik Sulistyani mengaku terus berupaya meningkatkan kemampuan bahasa asing bagi pelaku wisata. Kali ini pelatihan berbahasa asing diberikan kepada anggota Pokdarwis Nglanggeran.
“Tempat pelatihannya di Balai Dusun Nglanggeran Wetan. Pelatihan dilaksakanan mulai hari ini hingga 28 Mei mendatang,” kata Titik, Senin (23/5/2022).
Dia menjelaskan, pelatihan bahasa Inggris dilakukan di Kalurahan Nglanggeran untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para pemandu wisata. Terlebih lagi, destinasi wisata di kalurahan ini sudah go internasional karena ditetapkan sebagai The Best Village Tourism dari UNESCO.
“Maka kemampuan SDM harus terus ditingkatkan agar bisa Go Internasional. Nantinya tidak hanya di tidak hanya Nglanggeran, tetapi desa wisata lainnya,” kata Titik.
BACA JUGA: Gegara Korupsi, Kalurahan di Gunungkidul Ini Terancam Tak Mendapat Dana Desa
Menurut dia, pelatihan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan para pelaku wisata dengan turis dari mancanegera. Namun demikian, harapannya juga bisa mewujudkan pelayanan prima dalam dunia pariwisata.
“Pelatihan dilakukan secara bertahap dan harapannya bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan anggota pokdarwis,” katanya.
Kepala Biro Organisasi, DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DIY, Isnani Fajri mendukung penuh diseenggarakannya pelatihan Bahasa inggris di Desa Wisata Nglanggeran.
Dia memprediksi destinasi wisata ini akan banyak dikunjungi salah satunya segmen wisatawan Asia dan Eropa sehingga kemampuan komunikasi para pemandu harus ditingkatkan. “Salah satunya melalui pelatihan Bahasa Inggris. Kebetulan, saya diminta untuk mengisi pelatihan,” katanya.
Menurut dia, pelatihan yang diberikan fokus untuk percakapan sehari-hari. Tujuannya, agar para pemandu dapat berkomunikasi dan mengerti apa yang diinginkan oleh wisatawan asing.
“Sejauh ini keinginan anggota pokdarwis meningkatkan SDM sudah tinggi, hanya masih kemampuan bahasa inggrisnya masih kurang. Jadi, denga pelatihan ini untuk meningkatkan agar para wisatawan bisa nyaman saat kunjungan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.