Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan, 14 Saksi Diperiksa
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Ilustrasi pemantauan kesehatan hewan kurban./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Transaksi penjualan sapi untuk Iduladha mulai ramai akhir-akhir ini. Harga ternak sapi tepat sebulan menjelang Iduladha di Bantul mengalami kenaikan yang signifikan. Kenaikan harga satu ekor sapi bisa mencapai Rp2 juta rupiah per ekornya dibanding harga sapi tahun lalu.
Kepala Padukuhan Babakan, Poncosari, Srandakan, Agus Sriyono menjelaskan harga sapi mengalami kenaikan mulai dari Rp1 juta-Rp2 juta tergantung ukurannya. Agus yang ikut mengelola budidaya sapi milik BUMDus Babakan menerangkan saat ini harga terendah satu ekor sapi berada di angka Rp21 juta. Berbeda dengan tahun, kisaran harga sapi mulai dari Rp20 juta per ekor.
"Pokoknya dari 153 ekor sapi tinggal 13 sapi kalau enggak salah. Berarti 140-an ekor sudah laku," kata dia, Kamis (9/6/2022).
BACA JUGA: 460 Sapi dan Domba di Bantul Diduga Terjangkit PMK
Rata-rata para pembeli minta sapi dikirim H-3 hingga H+1 Iduladha. Selama dititipkan, biaya perawatan telah termasuk dalam biaya pembelian sapi diawal.
"Ya rata-rata mepet-mepet itu [dikirimnya], soalnya pada minta jaminan juga sampai hari H disembelih tidak kena PMK. Lebih aman di sana [kandang]," tandasnya.
Kenaikan harga hewan kurban ini menurut Agus lebih menguntungkan para peternak karena nilai jualnya lebih tinggi. Hanya saja ada perawatan ekstra yang juga dikeluarkan untuk menangkal penularan PMK pada sapi-sapi yang dipelihara.
Di peternakan lain, Ketua Kelompok Ternak Sidodadi, Srandakan, Suparjiman juga membenarkan ada kenaikan harga sapi jantan untuk kurban tahun ini. Meski mayoritas sapi di kelompok dikembangkan ke arah breeding, lima sapi jantan di sana juga telah dipesan pembeli untuk Hari Raya Kurban nanti.
"Kalau untuk sapi jantan rata-rata kisaran Rp20-25 juta. Itu sudah naik sedikit dari tahun lalu, tahun lalu katakanlah Rp19 juta, saat ini sampai Rp20 juta, naik satu juta dengan spesifikasi yang sama," tandasnya.
Selain dikarenakan PMK, kenaikan harga dijelaskan Suparjiman terjadi karena kenaikan harga pakan. Sejumlah pakan impor seperti polar tengah mahal akhir-akhir ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Komdigi memperingatkan 22 PSE yang belum mendaftar. Jika hingga 13 Juli 2026 belum patuh, layanan digital berisiko diblokir.
Pemkot Jogja masih mematangkan penataan Malioboro, termasuk becak listrik, akses kendaraan, dan perbaikan fasilitas water station.
Bupati Banyumas mengajak generasi muda melestarikan tradisi petungan Jawa melalui workshop yang membahas filosofi, weton, dan kearifan lokal.
Kelurahan Bumijo menggelar pelatihan ecoprint untuk meningkatkan keterampilan warga dan membuka peluang usaha berbasis bahan alami.