Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Antrean pembelian minyak goreng curah di distributor minyak goreng CV. Arista, Jalan Kaliurang, Joho, Condongcatur, Depok, Selasa (12/4/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sejumlah pedagang di pasar tradisional di Gunungkidul belum berani menjual minyak goreng curah seharga Rp14.000 per kilogram. Pasalnya, jika harus menuruti anjuran Pemerintah Pusat, para pedagang akan merugi.
Salah seorang pedang kelontong di Pasar Argosari, Wonosari, Fajar Faudin mengatakan, harga minyak goreng sudah berangsur-angsur turun. sebagai contoh minyak kemasan sempat menembus 26.000 per liter, tapi sekarang di kisaran Rp23.000 per liter.
Hal tak jauh berbeda juga terjadi pada komoditas minyak goreng curah. Ia mengaku sudah menjual seharga Rp15.000 per kilonya. “Sudah jauh turun ketimbang beberapa bulan yang lalu,” kata Fajar, Kamis (23/6/2022).
BACA JUGA: PDIP Mau Berkoalisi dengan Partai Lainnya Kecuali PKS
Meski demikian, ia mengaku belum bisa menjual seperti imbauan dari Pemerintah Pusat, yakni Rp14.000 per kilogram. Fajar berdalih, harga tersebut sama dengan saat membeli sehingga tidak mungkin menjual dengan harga yang sama.
“Kulakan saya Rp14.000, masak mau jual dengan harga sama. Jelas, saya rugi jadi masih menjual di atas ketentuan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh salah seorang pedagang di Pasar Candirejo, Semin, Sudarti. Menurut dia, untuk sekarang tidak mungkin menjual minyak goreng curah sebesar Rp14.000 per kilogram. “Belinya saja Rp14.000, masak mau dijual sama. Sekarang saya menjual Rp15.500 per kilonya,” katanya.
Menurut dia, untuk bisa menjual sesuai dengan anjuran dari Pemerintah, maka harga di tingkat distribusi harus lebih rendah dari ketentuan. Tujuannya, agar pedagang kecil tetap mendapatkan untung. “Ya kalau tetap [Rp14.000], tentunya kami tidak berani menjual seharga itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.