Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Program keluarga berencana (KB) diperlukan bagi pasangan usia subur untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Di Bantul, kepesertaan KB dinilai sudah cukup tinggi. Meski demikian Pemkab Bantul tetap mendorong peningkatan kepesertaan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Bantul, Ninik Istitarini, menjelaskan saat ini angka kepesertaan KB di Bantul 73,73% dari total jumlah pasangan usia subur. “Itu sudah cukup tinggi,” ujarnya, beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Soal Pembelian Migor Curah Pakai Peduli Lindungi, Pedagang: Kami sudah Kirim Email
Angka tersebut sudah cukup tinggi karena target kepesertaan KB adalah 80% dari total jumlah pasangan usia subur. “Karena pasangan usia subur itu tidak semua harus ber-KB. Ada yang memang mereka baru saja menikah belum punya anak, ada yang ingin anak karena baru satu, mau tambah satu,” katanya.
Meski sudah cukup tinggi, pihaknya tetap mendorong peningkatan kepesertaan KB hingga memenuhi target. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan penguatan Kampung Berkualitas (KB) yang salah satu programnya adalah peningkatan kepesertaan KB.
Saat ini Bantul telah memiliki sebanyak 47 Kampung KB yang tersebar di 17 kapanewon. Targetnya, setiap kalurahan yang berjumlah 75 kalurahan itu ada setidaknya satu Kampung KB. Namun sebelum penambahan kuantitas, terlebih dahulu ia menguatkan kualitas Kampung KB.
“Tidak usah banyak-banyak dulu, tapi yang ada berkualitas. Kalau kita mengejar kuantitasnya tapi yang ada tidak dievaluasi nanti yang baru tidak terurus. Targetnya ada peningkatan ekonomi pada keluarga, status kesehatan terutama kelompok rentan, bayi, balita, pasangan usia subur, lansia sehat. Kemudian capaian kepesertaan KB bisa naik,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.