Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Banner antikorupsi yang dipasang di Kantor Bupati Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengingatkan jajarannya akan bahaya korupsi. Cara yang dilakukan dengan memasang banner berukuran 24 meter persegi.
Banner itu dipasang di sisi barat pintu masuk kantor bupati. Dalam banner itu, terdapat tulisan tentang pengelempokan tindak pidana korupsi, dan tentang penyelenggaraan negara dan pengawai negeri.
“Beberapa minggu lalu saya minta memasang banner peringatan tentang korupsi di depan kantor. Ini untuk mengingatkan pegawai agar tidak macam-macam,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).
BACA JUGA: Maling Bertebaran di Gunungkidul, Sehari 7 Warga Jadi Korban
Dia menegaskan tidak akan memberika toleransi bagi pegwai yang terjerat kasus korupsi. Sunaryanta berharap kepada seluruh pegawai untuk amanah dan pemerintahan dengan bersih dan jujur.
“Jangan ada yang memperkaya diri sendiri atau golongan dengan cara kotor,” tegas bupati.
Rencananya dia tak hanya memasang banner, tetapi juga lewat surat edaran yang diberikan kepada seluruh OPD dan instansi vertikal lainnya di Gunungkidul.
“Saya sudah berkonsultasi dengan KPK dan mendapatkan apresiasi. Mudah-mudahan tidak hanya dipasang tetapi diimplementasikan semuanya agar perilaku korupsi tidak terjadi,” kata dia.
Salah seorang PNS di lingkup Pemkab Gunungkidul, Sumarno mendukung penuh langkah bupati dalam upaya pencegahan praktik korupsi. Menurut dia, adanya banner ini menjadi pengingat agar pegawai menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.
“Tujuannya agar terhindar dari masalah hukum. Tentunya kami mendukung program ini,” katanya.
Diketahui, hingga saat ini, Kejaksaan Negeri Gunungkidul sedang menangani satu kasus korupsi yang terjadi di RSUD Wonosari.
Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Gunungkidul, Indra Saragih mengatakan, kasus dugaan korupsi di RSUD Wonosari terdapat dua tersangka. Adapun tersangka pertama merupakan mantan direktur RSUD Isti Indiyani dan sekarang sudah diproses di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Yogyakarta.
“Masih ada satu tersangka lain berinisial AS dan masih PNS aktif. Untuk kasusnya masih ditangani oleh penyidik dari Polda DIY,” kata Indra.
Foto,
Sebuah banner berukuran 4x6 meter tentang pencegahan korupsi dipasang di depan kantor bupati gunungkidul. Rabu (3/8/2022)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan
PSG kalahkan Aston Villa 2-1 di final Piala Super Eropa 2026. Gol Kvaratskhelia dan Doue bawa Les Parisiens back-to-back juara. Madjo cetak rekor termuda.