Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Suasana persidangan prapradilan kasus perkosaan dengan agenda pembacaan keputusan Majelis Hakim di PN Jogja, Kamis (4/8/2022)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA — Pengadilan Negeri (PN) Jogja resmi menolak praperadilan yang diajukan oleh tersangka kasus pemerkosaan, Pandu Qory Agiel, melalui kuasa hukumnya.
Majelis Hakim menilai penyidik Polsek Umbulharjo sudah tepat dalam melakukan penangkapan, pemeriksaan, penyitaan, dan penetapan tersangka.
BACA JUGA: Prapradilan Perkosaan Umbulharjo, Kanit Reskrim: Penyidikan Sudah Sesuai Aturan
Kanitreskrim Polsek Umbulharjo, Nuri Ardiyanto yang menjadi saksi dalam persidangan tersebut berhasil meyakinkan Majelis Hakim bahwa proses penyidikan sudah sesuai KUHP dan Peraturan Kapolri No.6/2019 tentang Penyidikan.
“Kami buktikan dengan surat tanda terima penangkapan dan pemeriksaan, dua hal itu yang jadi fokus tersangka dalam mengajukan prapradilan,” jelasnya, Kamis (4/8/2022).
Nuri menjelaskan semua prosedur dalam penyidikan sudah dilakukannya dengan baik. “Kami sangat mengapresiasi keputusan Majelis Hakim atas ditolaknya prapradilan ini,” katanya.
Tersangka, jelas Nuri, sedang dalam masa penahanan meskipun melakukan praperadilan. “Sekarang tahap penyidikan sudah komplit dan kami sudah siap menyerahkannya ke Kejaksaan Negeri [Kejari] Jogja,” ujarnya.
Tahapan dalam penyidikan kasus perkosaan ini, lanjut Nuri, sudah sampai tahap pertama. “Sebagian berkas sudah kami serahkan ke Kejari Jogja, tetapi belum semuanya karena terganjal proses praperadilan ini,” jelasnya.
Setelah putusan PN Jogja ini, Nuri berjanji akan menuntaksan kasus ini. “Ini kasus berat, selain perkosaan yang merendahkan martabat manusia, juga dibarengi dengan kekerasan dan ancaman, jadi harus sampai persidangan,” tuturnya.
Korban, bagi Nuri, harus mendapat keadilan. “Kasus ini juga jadi pembelajaran masyrakat untuk tidak melakukan kekerasan sekusal, apalagi sudah ada Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” ucap dia.
Diketahui, Pandu Qori Agiel, 23, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jogja memperkosa teman yang menolak lamarannya pada Sabtu (25/6/2022). Pandu terancam 12 tahun penjara.
“Kami sudah punya alat bukti yang lengkap, dari pisau yang digunakan untuk mengancam korban hingga rantai dompet dan ikat pinggang untuk mengikat korban,” kata Kapolsek Umbulharjo Kompol Achmad Setyo Budi, Senin (4/7/2022).
Sebelum diperkosa, korban diajak berjalan-jalan di salah satu pusat perbelanjaan. “Lalu tersangka membawa korban ke salah satu kostel [rumah indekos yang dijadikan hotel] di Pandeyan, Umbulharjo, katanya diajak bertemu dengan omnya,” kata Setyo.
Di kamar kostel, tersangka menyeret korban ke kamar mandi. “Korban sempat disekap sekitar satu jam lebih, karena korban tetap tidak mau menuruti perbuatan tersangka, akhirnya korban diikat dan diperkosa,” ujar Setyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.