Penutupan PPSMB UGM 2022, Ribuan Maba Sampaikan Cita-citanya

Triyo Handoko
Triyo Handoko Senin, 08 Agustus 2022 02:37 WIB
Penutupan PPSMB UGM 2022, Ribuan Maba Sampaikan Cita-citanya

Salah satu mahasiswa baru UGM yang mengikuti PPSMB 2022 yang menunjukan kebangganya karena diterima di kampus favoritnya, Sabtu (6/8/2022). Harian Jogja--Triyo

Harianjogja.com, JOGJA—Penutupan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2022 dimeriahkan dengan pencatatan cita-cita mahasiswa baru. Cita-cita ini dituliskan dalam kertas origami yang ditempel di dinding khusus. Origami yang disusun dengan bentuk PPSMB UGM 2022 tersebut terdapat ribuan catatan cita-cita mahasiswa baru (maba) UGM.

Penutupan yang berlangsung di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM itu berlangsung meriah. Selain pencatatan cita-cita, di akhir sesi acara juga dilakukan flashmob dengan bentuk khasnya.

Tercatat ada 9.833 maba di UGM tahun ini. Terdiri dari 8.215 maba program sarjana dan 1.618 mahasiswa program sarjana terapan. Seluruhnya merupakan mahasiswa yang tersaring jalur SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri, serta Program Afirmasi Pendidikan Tinggi.

BACA JUGA: Bangkitkan Ekonomi lewat Produk Lokal, Kapanewon Tempel Punya Garasi UMKM

Salah satu maba UGM, Reza Firmansyah, menyebut dapat diterima di UGM adalah salah satu cita-citanya. Maba asal Lampung ini diterima sebagai mahasiswa Fakultas Geografi UGM. “Tahun lalu daftar di sini juga tapi ditolak, baru ada kesempatan tahun ini akhirnya bisa diterima, sangat bersyukur sekali,” jelasnya, Sabtu (6/8/2022).

Reza yang diterima lewat jalur SBMPTN menyebut orang tuanya bangga atas capaiaannya ini. “Alhamdulilah didukung orang tua dan senang bisa membanggakan mereka,” katanya.

Maba UGM lain, Sintya Rizki, mengapresiasi PPSMB yang diikutinya. “Karena menarik dan jadi tahu banyak hal, engga semenakutkan yang dibayangkan,” ujarnya, Sabtu sore (6/8/2022).

BACA JUGA: Pemkot Jogja Siapkan Vaksinasi Booster Kedua untuk Kelompok Publik

Maba Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM ini menjadikan UGM sebagai targetnya melanjutkan studi. “Sempat ikut SNMPTN dan SBMPTN tapi baru lolos di Seleksi Mandiri, tapi bersyukur bisa diterima,” katanya.

Gadis dari Semarang, Jawa Tengah ini berharap dengan diterimanya di kampus favoritnya tersebut bisa selangkah lebih dekat dengan cita-citanya. “Saya mengidolakan ibu Sri Mulyani, cita-cita bisa seperti beliau jadi Menteri Keuangan,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online