Pedagang Tuna Netra Kini Bisa Jualan Tetap di Pasar Ngasem
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
Vaksinasi booster yang digelar Tim Penggerak PKK DIY, Jumat (29/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Pemkot Jogja segera menyasar kelompok masyarakat lain setelah vaksinasi booster kedua bagi para tenaga kesehatan (nakes) rampung dilakukan. Sejak pekan lalu, vaksinasi booster kedua bagi nakes telah dilaksanakan secara bertahap.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi mengatakan, pihaknya tetap akan mengacu pada ketentuan pusat soal sasaran kelompok yang akan menerima vaksinasi booster kedua setelah nakes. Namun, pihaknya berharap agar petugas pelayan publik bisa mengakses layanan itu.
"Kami memang mengikuti pusat untuk percepatan vaksinasi booster kedua dan karena booster pertama kita sudah di angka 90 persen lebih juga. Sehingga kita siap untuk menyasar kelompok lain kalau booster kedua nakes selesai," kata Suamadi, Minggu (7/8/2022).
BACA JUGA: Ada-Ada saja! Buku Sejarah Perjuangan Jadi Mas Kawin Nikah Massal Gratis di Jogja
Menurutnya, dengan cakupan vaksinasi booster pertama yang cukup tinggi petugas tentunya sudah siap untuk melaksanakan booster kedua bagi kelompok sasaran lain. Misalnya petugas pelayan publik, aparatur sipil negara (ASN), guru, karyawan swasta atau sasaran lain yang rentan terpapar Covid-19.
"Tentunya bertahap ya dan harus ada yang diprioritaskan dulu karena bertugas di area rawan paparan Covid-19 tapi dengan petugas publik juga saya berharap agar bisa dilaksanakan segera," ungkapnya.
Terkait dengan stok, Sumadi menyampaikan bahwa sampai saat ini kecukupan vaksin di wilayahnya masih mencukupi. Pengajuan stok baru jika yang dibutuhkan cukup banyak juga siap dilakukan pihaknya. Untuk tahap awal sebanyak 11.000 lebih nakes akan mendapat prioritas untuk memperoleh booster kedua.
"Stok vaksin masih memungkinkan dengan 11.000 nakes itu mencukupi bahkan kalau mungkin dan sudah selesai unit lain atau elemen masyarakat yang lainnya nanti akan coba kami layani juga," jelasnya.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data Sistem Informasi Kesehatan (P2P dan PDSIK) Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengaku telah memulai pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes sejak Jumat pekan lalu. Kegiatan saat ini dipusatkan di Puskesmas secara bertahap.
"Untuk sementara masih sebagian dulu, nakes yang sudah memenuhi syarat akan kita upayakan mendapat booster kedua. Selanjutnya untuk yang belum memenuhi masih akan kita tunggu dan targetnya memang bisa selesai cepat," kata Lana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedagang tuna netra Gilang Rizki kini mendapat tempat berjualan di Pasar Ngasem setelah sempat ditegur karena berjualan secara asongan.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.