Gerindra Bersihkan Pantai Baru Bantul, Singgung Retribusi Rp5.000
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Pelaksanaan vaksinasi dengan menghadirkan karakter superhero untuk menghibur siswa di SD Masjid Syuhada, Kota Jogja, Senin (10/1/2022). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja tengah mempercepat penyelesaian vaksinasi booster kedua bagi tenaga kesehatan (nakes) di wilayahnya. Untuk tahap awal, perluasan cakupan akan diprioritaskan pada vaksin yang dalam waktu dekat masuk dalam masa kadaluarsa.
Kepala Dinkes Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani, menyampaikan sedikitnya ada 4.000 dosis vaksin jenis moderna yang dalam waktu dekat masuk dalam masa kadaluwarsa. Dinkes Jogja telah menjadwalkan agar sejumlah nakes di wilayah segera menjalani booster kedua untuk mencegah vaksin terbuang sia-sia.
"Sudah kami mulai sejak Jumat pekan lalu dan harapannya jenis vaksin yang masuk dalam masa kadaluwarsa diberikan lebih dulu," kata Emma, Selasa (9/8/2022).
Dia menyebut, 4.000 dosis vaksin jenis moderna itu akan memasuki masa kadaluwarasa pada 11 Agustus mendatang. Dengan begitu percepatan vaksinasi booster kedua kepada para nakes diharapkan bisa menghabiskan dosis vaksin tersebut lebih dahulu.
BACA JUGA: Update Rasjal Gedongkuning, JPU Tunjukan Rekaman CCTV Bukti di Persidangan
"Ketersediaan jenis moderna ini kan juga terbatas jadi memang fokus kami masih pada menghabiskan yang 4.000 ini dulu," ujarnya.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah, menyampaikan dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi nakes pihaknya juga harus memperhatikan masa kadaluwarsa vaksin yang diberikan.
Sebab, masa kadaluwarsa vaksin jenis moderna disebut Lana tidak terlalu panjang. Apalagi, pemerintah pusat juga memprioritaskan vaksin yang masuk dalam masa kadaluwarsa dengan waktu terdekat saat mengalokasikan vaksin ke daerah. Sehingga strategi pemberian vaksin juga harus diperhatikan.
"Yang ada saat ini memang masa kadaluwarsanya tidak terlalu panjang, jadi kami harus berhitung," jelas dia.
Di sisi lain, Dinkes Jogja juga tidak langsung mengajukan permintaan dosis vaksin yang setara dengan jumlah nakes yang akan disuntik booster kedua secara sekaligus. Hal ini dikarenakan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan tujuan tidak mengganggu layanan dan operasional fasilitas kesehatan yang ada.
"Kami memang belum berani mengajukan 12.000 vaksin tapi bertahap, pekan pertama berapa kemudian selanjutnya berapa lagi, begitu selanjutnya sampai selesai," pungkas Lana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 hari ini, Jumat 2 Oktober, lengkap dengan FP1 dan Practice. Marquez membuntuti Martin 12 poin.
Transformasi Digital Menuju Smart Province membahas pentingnya teknologi, integrasi data, SDM, regulasi, dan literasi untuk membangun DIY sebagai Smart Province
John Herdman antusias menghadapi Anthony Hudson di final FIFA ASEAN Cup 2026. Duel Indonesia vs Thailand digelar di SUGBK, Senin (5/10).
Drama dua gol injury time membawa Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 9-2 atas Bangladesh.
Portugal menang 4-2 atas Denmark di Nations League 2026-2027 meski tanpa Cristiano Ronaldo dan mempertahankan rekor sempurna