Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Warga mengantri mengambil dana Program Keluarga Harapan (PKH). /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kabar baik bagi puluhan ribu warga Gunungkidul penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan PKH termin ketiga 2022 akan cair bulan ini.
Koordinator PKH Gunungkidul, Herjun Pangaribowo mengatakan telaha ada instruksi dari Pemerintah Pusat tentang penyaluran PKH termin ketiga 2022. Awalnya, pencairan dimulai pada Juli hingga September, namun untuk Gunungkidul dilaksanakan bulan ini.
“Bulan ini mulai pencairan dan prosesnya langsung ke rekening milik masing-masing penerima bantuan,” kata Herjun, Selasa (9/8/2022).
Meski demikian, ia belum bisa memastikan jumlah penerima maupun besaran dana PKH termin ketiga. Sebab, setiap termin pencairan, jumlahnya berubah.
Sebagai gambaran untuk termin pertama, ada 54.248 keluarga penerima manfaat. Termin kedua, PKH diberikan kepada 53.163 keluarga.
“Untuk pastinya, kami masih lakukan koordinasi dengan tim dari Kementerian Sosial,” katanya.
Adapun untuk besaran bantuan berbeda-beda karena ada sejumlah indikator mulai dari ibu hamil hingga keberadaan anak-anak usia sekolah.
“Jadi tidak sama karena penerimaan berdasarkan indikator yang telah ditentukan,” katanya.
Selain penyaluran PKH, rencananya pada Agustus juga ada pemberian program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, akan ada penyaluran BPNT untuk keluarga kurang mampu di Gunungkidul. Meski demikian, untuk kepastian penyaluran masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.
“Program sembako diberikan setiap bulan dan kami masih menunggu instruksi. Apakah diberikan dalam bentuk tunai atau sembako lagi,” katanya.
Menurut Asti, penerima PKH maupun BPNT merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Kemensos RI. Sesuai dengan program basis satu data Indonesia, rencananya seluruh warga di Gunungkidul akan masuk data ini.
“Masih proses dan nanti ada klasifikasi antara keluarga berhak menerima bantuan dan yang tidak berhak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun