Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA - Penyaluran bantuan sosial (bansos) dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kota Jogja sampai sekarang belum terealisasi. Padahal pemerintah secara resmi telah menaikkan harga BBM pada Sabtu (3/9/2022).
Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima data keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak memperoleh bansos BBM di wilayahnya. Koordinasi dengan penyalur baru akan dilaksanakan besok.
"Bansos BBM kan akan disalurkan lewat pos, kami baru diundang rapatnya besok Senin [5/9/2022]. Jadi kami belum tahu persis mekanismenya seperti apa, termasuk jumlah penerima," kata Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsosnakertrans Kota Jogja, Supriyanto, Minggu (4/9/2022).
BACA JUGA: Harga BBM Naik, Buruh Kian Menjerit, KSPSI DIY: Besar Pasak daripada Tiang!
Supriyanto menerangkan data tentang nama dan alamat KPM yang berhak menerima juga sepenuhnya berada di pihak ketiga yakni PT Pos selaku penyalur bantuan. Namun, pihaknya memastikan bahwa penyaluran nantinya akan dilangsungkan secara bertahap.
"Pengalaman begini, penyaluran bansos sembako itu yang awal tahun lalu kan diselenggarakan bertahap jadi pasti nanti yang bansos BBM ini juga demikian," kata dia.
Sebelumnya, Executive General Manager Kantor Cabang Utama Pos Jogja, Fahdian Hasibuan menyebut, sampai saat ini pihaknya belum menerima data penerima bansos BBM dari Kemensos.
Hanya saja koordinasi dan komunikasi telah dilakukan dengan Pemkab/Pemkot tiap wilayah. Sehingga sewaktu-waktu penyaluran bisa dilaksanakan.
Menurutnya, data penerima bansos BBM masih dicek ulang oleh pusat untuk memastikan penerima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Hal ini merupakan verifikasi rutin lantaran tidak semua penerima bansos kemungkinan kembali menerima bansos BBM karena berbagai sebab.
"Belum bisa dipastikan apakah penerima bansos reguler juga mendapat bansos BBM. Tetapi pasti ada sedikit perubahan, karena ada yang meninggal, tidak berhak dan lain-lain," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat