Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah warga mengikuti sosialisasi penambahan lahan Tol Jogja Bawen, di kantor Kalurahan Tambakrejo, Kapanewon Tempel, Selasa (6/9/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Sosialisasi rencana pengadaan tanah penambahan lahan untuk pembangunan Tol Jogja Bawen hari terkhir berlangsung di Kantor Kalurahan Tambakrejo, Kecamatan Tempel, Sleman, Selasa (6/9/2022). Warga tak menolak proyek jalan tol, tetapi meminta ganti rugi lebih tinggi karena harga tanah di sekitarnya sudah telanjur naik.
Salah satu warga terdampak, Sumarlan, mengatakan satu bidang lahannya di Tambakrejo akan tergusur penambahan lahan Tol Jogja Bawen. Namun ia belum memastikan berapa luas tanah yang terdampak. “Belum tahu karena belum diukur,” ujarnya.
BACA JUGA: Duh, Data 3.000 PNS Bocor dan Dijual Bebas! Isinya NIK hingga Rekening
Tak hanya pada penambahan lahan, tanahnya pun juga terkena kepras pada rencana awal pembangunan tol Jogja-Bawen, meski hanya sedikit. “Dulu cuma kena sedikit, tujuh meter, dapetnya [ganti rugi] cuma Rp6,9 juta,” ungkapnya.
Ia kini lebih senang dan berharap mendapatkan ganti rugi yang lebih besar karena kemungkinan lahan yang terdampak pun lebih luas. “Kalau bisa lebih besar dari yang dulu,” katanya.
Hal serupa juga diungkapkan warga lainnya, Rini. Ia menceritakan tanahnya sudah terkena proyek sebelum ada penambahan lahan Tol Jogja Bawen, tetapi ganti rugi yang diterima menurutnya terhitung kecil. Apalagi, harga tanah di sekitar lahan tol kini kian meningkat.
Ia sempat kesulitan mencari lahan pengganti dengan luas dan status yang sama. “Yang kemarin kami tukar tanah, kami kesulitan mencari tanah pengganti karena harganya lebih tinggi,” ungkapnya.
Dia berharap ganti rugi penambahan lahan ini bisa lebih bagus daripada sebelumnya. “Kami mohon harganya lebih bagus dari yang kemarin. Karena tanah di sini sudah mahal sejak ada proyek tol," ujar dia.
Sosialisasi hari terakhir ini mengundang masyarakat dari Kalurahan Sumberejo dan Tambakrejo, dengan jumlah bidang masing-masing 12 dan 59 . Selama, sosialisasi tidak adanya warga yang menolak rencana tersebut.
PPK Pengadaan Lahan Tambahan Tol Jogja Bawen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Muhammad Mustamir, menjelaskan penambahan lahan diperlukan demi pelestarian cagar budaya Selokan Mataram.
BACA JUGA: Siap-Siap! Bansos BBM di Sleman Cair Dua Sampai Tiga Hari Lagi
“Yang kedua, ada beberapa alasan teknis, seperti penyesuaian desain drainase, perubahan sebagian area yang elevated [melayang], juga pada area timbunan,” ungkapnya.
Dengan kebutuhan tersebut, penambahan yang diperlukan sebesar 23,12 hektare di tiga kecamatan, yakni Mlati, Seyegan dan Tempel. “Tetapi hanya di titik tertentu sesuai dengan kebutuhan tadi. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar sampai warga menerima uang ganti rugi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.