Sehari Telan Rp80.000, Ini Sapi Kurban Presiden Prabowo di Gunungkidul
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Sejumlah warga saat melintas di pembangunan jalan alternatif Gunungkidul-Sleman di Dusun Karang, Ngalang, Gedangsari. Foto diambil 19 Agustus 2022 lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman masih terus berjalan hingga sekarang. Untuk segmen IV yang menghubungkan Ngalang-Bobung ditargetkan selesai di akhir 2022.
Pembangunan jalur alternatif di wilayah Gunungkidul terbagi menjadi lima segmen. Segmen I antara Ngoro-oro dengan Kedung Kandang; segmen II mengubungkan Kedung Kandang-Kepil.
Segmen III antara Kepil-Bobung; segmen IV menghubungkan Bobung-Ngalang dan segmen V berada di wilayah Karanganyar di Kalurahan Ngalang. Hingga sekarang yang sudah dibangun di segmen I dan V, sedangkan untuk segmen IV antara Ngalang-Bobung masih dalam proses pengerjaan.
Kepala Dusun Karang di Kalurahan Ngalang, Bardiyanto mengatakan, pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman terus dikerjakan. Hingga sekarang proses masih berjalan karena kendaraan proyek masih terus lalu lalang untuk menyelesaikannya. “Mudah-mudahan berjalan dengan lancar,” katanya, Rabu (7/9/2022).
Baca juga: Penyelesaian Ruas Tawang-Ngalang Masih Butuh Rp275 Miliar
Meski demikian, ia tidak menampik ada beberapa keluhan berkaitan dengan pelaksanaan proyek. Ia berharap permasalahan tersebut bisa terselesaikan sesuai dengan permintaan warga di sekitar lokasi pembangunan.
“Ada beberapa mulai dari rawan longsor atau instalasi kabel listrik yang memakai tiang bambu,” katanya.
Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Andi Kurniawan Dharma mengatakan, pembangunan jalan masih berlangsung, meski belum semua ruas terselesaikan.
“Tahun ini yang ditarget selesai baru segmen IV. Sedang untuk segmen II dan III mudah-mudahan bisa segera dibangun,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk segmen IV pembangunan menelan biaya sebesar 77,3 miliar. Terkait dengan keluhan warga tentang dampak dari pembangunan jalan, Andi memastikan dipenuhi sesuai dengan pertimbangan teknis dan keselamatan jalan.
“Semua berjalan lancar dan ruas sepanjang 3,4 kilometer ini bisa selesai di akhir tahun, sesuai dengan perencanaan yang dibuat,” katanya.
Paniradya Pati, Paniradya Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho mengatakan, pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman dibiayai melalui dana keistimewaan. Total yang digelontorkan untuk pembangunan di Gunungkidul sudah mencapai sebesar Rp281 miliar. “Ini akumulasi untuk pengadaan lahan serta proses pembangunan jalan,” katanya.
Aris menambahkan, proses pembangunan jalur alternatif antara Prambangan-Tawang-Ngalang ini masih berlanjut untuk kawasan di Kabupaten Sleman. “Sudah ada janjian untuk pembangunan. Rencananya Pemeritan DIY yang membebaskan lahan, sedangkan pembangunan ditangani oleh Pemerintah Pusat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)
Malta menjadi negara pertama yang bekerja sama dengan OpenAI untuk membagikan ChatGPT Plus gratis kepada seluruh warganya selama setahun.