Jadwal SIM Keliling Sleman Mei 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 hadir di sejumlah titik, termasuk layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
Kokam DIY saat menggelar apel siaga di Halaman Gedung PWM, Jalan Gedongkuning, Kota Jogja, Minggu (2/10/2022). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) DIY siap pasang badan terkait adanya ancaman ideologi atau pihak yang berusaha mengganti ideologi Pancasila.
Ketua Kokam DIY, Wahyu Gunawan Wibisono, menyatakan seluruh personel Kokam DIY selalu siap pasang badan bagi bangsa Indonesia dari setiap ancaman. Termasuk adanya ancaman dari pihak yang berupaya mengubah ideologi Pancasila. Ia memastikan Kokam menolak segala bentuk tindakan yang mengarah ke upaya mengubah pancasila.
"Kokam memastikan menolak upaya mengubah Pancasila sebagai landasan negara. Pancasila sudah bersifat final sebagai landasan negara, tidak bisa diganggu gugat," kata Soni lewat keterangan tertulisnya, Senin (3/10/2022).
Selain terkait ideologi, Kokam juga menyoroti terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah perekonomian yang belum stabil akibat pandemi Covid-19. Di satu sisi, Kokam mendukung berbagai aksi menyuarakan aspirasi terkait kenaikan harga BBM. Mengingat segala bentuk penyampaian pendapat dilindungi undang-undang.
BACA JUGA: Begini Bantahan Satpol PP Kulonprogo Soal Dugaan Intimidasi ke Wali Murid
Ia mengatakan masyarakat berhak untuk menyampaikan pendapatnya karena bagian dari upaya menjunjung tinggi nilai demokrasi dan Pancasila. Akan tetapi setiap aksi penyampaian aspirasi tersebut sebaiknya jangan melakukan anarkis.
“Kami juga memberikan edukasi kepada adik-adik mahasiswa Muhammadiyah agar dalam aksi tidak melakukan kegiatan anarkis. Harus dengan cara-cara yang baik, jangan anarkis dan provokatif. Aksi agar berjalan dengan damai dalam menyampaikan tuntutan,” katanya.
Soni mengatakan, berkaitan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Kokam DIY telah menggelar ziarah ke TMP Kusumanegara yang diawali dengan apel siaga. Menurutnya apel siaga digelar selain untuk peringatan Milad Kokam ke-57, juga untuk peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Keduanya dinilai sebagai bagian dari sinergi sejarah yang saling berkaitan.
"Tema apel siaga yang kami gelar adalah Merawat Sejarah Sekaligus Meneguhkan Ideologi Berbangsa Kita. Kami ingin sampaikan bahwa Kokam cinta NKRI dan Pancasila," ujarnya.
BACA JUGA: Kabar Duka, Guru Besar Farmasi UGM Tutup Usia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 hadir di sejumlah titik, termasuk layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.