Anggota DPRD Gunungkidul Masuk Desil 5 DTSEN, Ini Penjelasannya
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Aktivitas kendaraan di depan Pasar Argosari. Foto diambil 29 Agustus 2022./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, Gunungkidul – Penerapan jalur searah di depan Pasar Argosari, Kota Wonosari akan diberlakukan selama 24 jam. Selain itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul juga bakal menerapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas di seputaran pasar tersebut.
Kepala Bidang Transportasi, Dishub Gunungkidul mengatakan sudah ada rapat koordinasi lintas sektor berkaitan dengan rencana rekayasa arus lalu lintas di sekitaran Pasar Argosari. Rekayasa dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan serta rawan kemacetan di kawasan tersebut.
Dia menjelaskan, hasil rapat koordinasi disepakati tidak ada perubahan karena jalur tetap searah ke timur. Namun demikian, ada perubahan karena akan berlaku selama 24 jam.
“Selama ini berlaku mulai dari 06.00 WIB-21.00 WIB yang setelahnya bisa dua arah. Tetapi, akan diubah dan pemberlakuan nonsetop selama 24 jam,” kata Bayu kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).
BACA JUGA: 140 Polisi Dikerahkan untuk Operasi Zebra di Gunungkidul Sampai 16 Oktober
Dia menambahkan, kebijakan tidak hanya pemberlakuan jalur searah secara nonstop, rencananya juga ada rekayasa jalur di seputaran pasar. Sebagai contoh, di jalan taman parkir selama ini dua arah akan diubah searah dari selatan ke utara.
Hal sama juga dilakukan di jalan timur BNI dan SD Negeri Wonosari 1. Kedua jalur searah dengan laju dari utara ke selatan. “Jalan taman parkir kami buat searah ke utara untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Sebab, selama ini ada pengendara dari utara yang belok ke barat kemudian mengarah ke jalan di barat pasar,” katanya.
Selain itu, juga ada upaya penegasan jalur searah di barat Pasar Argosari dengan memasang rambu-rambu. “Di sana sudah satu arah dari utara menuju selatan. Tetapi, banyak yang melanggarnya karena pengendara dari selatan masih banyak yang melintas menuju Jalan Brigjend Katamso di depan pasar,” katanya.
Kepala Dishub Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan rekayasa arus lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang selama ini sering terjadi. Selain itu, juga untuk mengurangi risiko kecelakaan di seputaran pasar. “Untuk mengurai kemacetan, kami juga sudah melakukan penertiban parkir semabrangan,” katanya.
Disinggung mengenai batalnya perubahan jalur searah dari timur ke barat, Rakhmadian mengakui bahwa kebijakan dibuat berdasarkan sejumlah pertimbangan. Hasil koordinasi dari pihak kepolisian menilai akan berpengaruh terhadap beban volume lalu lintasi di penyangga arus di sekitar. Selain itu, juga diikuti dengan perubahan APILL, rambu dan lokasi parkir yang membutuhkan anggaran besar.
“Dengan berbagai pertimbangan ini, maka arus searah tetap dari barat menuju ke timur,” kata Rakhmadian.
Dia menambahkan, sebelum rekayasa arus ini diberlakukan akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati. setelah itu, nantinya juga ada sosialisasi terkait dengan pemberlakuan kebijakan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.
Tiga wisata Purbosari Temanggung ini berada di kawasan Liyangan, mulai kolam renang mata air, homestay alam, hingga situs bersejarah.
Donald Trump yakin konflik AS-Iran segera berakhir setelah pemilu sela AS pada November, saat Partai Republik terancam kehilangan kendali DPR.
Putus kuliah karena kendala biaya, Muhammad Audi kini menatap masa depan lewat usaha Kopi Roro dari Danais DIY 2026.
Dinsos DIY menyebut pemutakhiran DTSEN dilakukan terus-menerus karena perubahan kondisi warga dapat membuat pemeringkatan desil tidak relevan.
Banjir Nagoya sempat mengganggu latihan tim basket Indonesia. Taufik Hidayat memastikan NOC dan CdM mencari solusi.