Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Puluhan perahu jongkong bersandar di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang, belum lama ini./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, Gunungkidul – Pemkab Gunungkidul berharap pembangunan pelabuhan pendaratan ikan di Pantai Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang. Hingga sekarang pembangunan sudah mencapai 55% dari target.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan kewenangan pembangunan Pelabuhan Gesing sepenuhnya berada di Pemda DIY. Meski demikian, upaya koordinasi terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan dari pembangunan.
Menurut dia, berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, proses sudah mencapai 55%. Ditargetkan di akhir tahun 2022 mendatang, pembangunan tahap satu pelabuhan bisa diselesaikan.
“Progresnya bagus dan mudah-mudahan tidak molor selesainya,” kata Krisna kepada wartawan, Minggu (9/10/2022).
BACA JUGA: Program Minapadi Dikembangkan di 3 Kapanewon
Dia menjelaskan, bagian yang sudah dibangun antara lain area untuk bersandar kapal, penahan gelombang hingga akses ke pelabuhan. Pengerjaan terus dilakuan untuk menyelesaikan proyek yang ada.
“Memang masih proses dan harapannya bisa dirampungkan secepatnya. Misalnya untuk jalan juga masih butuh perbaikan agar aksesnya bisa enak,” katanya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Bayu Mukti Sasongka mengatakan, proses pembangunan pelabuhan sudah dimulai dan ditarget sudah bisa dioperasikan di tahun depan.
Rencananya, PPI Gesing dapat menampung 40 unit kapal ukuran 10-40 GT dan perahu jukung sebanyak 50 unit. Menurut dia, penyiapan pengoperasian tidak hanya dari sisi infrastruktur. Pasalnya, juga ada upaya peningkatan kapasitas SDM nelayan, salah satunya dengan program magang di kapal yang beroperasi di Pelabuhan Sadeng.
“Nanti juga ada bantuan kapal. Hingga sekarang sudah ada dua kelompok usaha bersama yang siap mengoperasikan kapal yang lebih besar,” katanya.
Ditambahkan dia, sesuai dengan hasil kajian yang dilakukan, Pelabuhan Gesing memiliki lokasi strategis dikarenakan tingkat sedimentasi rendah. Hal ini tak lepas adanya dua bukit yang mengapit kawasan pantai sehingga menjadi pemecah ombak secara alami. “Laju pengendapannya rendah sehingga potensi penutupan alur pelayanan di pintu masuk akibat sedimentasi kecil,” ujarnya.
Untuk tahap awal pembangunan mencapai Rp108 miliar yang digunakan membangun fasilitas ini seperti dermaga tempat sandar kapal, kantor syahbandar dan lain sebagainya. Rencananya pembangunan dilanjutkan di tahun depan untuk membangun fasilitas pendukung operasional pelabuhan.
“Tahap I ditarget selesai di akhir tahun sehingga Gubernur DIY bisa meresmikan operasi PPI Gesing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.