Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas, mengambang di saluran irigasi di kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Minggu (9/10/20220 malam.
Kapolsek Gamping, Kompol B. Muryanto, menjelaskan mayat tanpa identitas tersebut ditemukan sekira pukul 19.50 WIB. Ia memastikan mayat tersebut bukan warga setempat dan berdsarkan ciri-ciri fisiknya diperkirakan berumur sekitar 50 tahun.
Ia menceritakan sesosok mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi, Tuslano, 52, warga asal Pandak Bantul, yang saat itu sedang beristirahat di atas jembatan saluran irigasi. “Tiba-tiba melintas sesosok mayat yang hanyut di saluran air,” ujarnya, Senin (10/10/2022).
Aliran air saat itu sedang cukup deras. Maka Tuslano pun segera memberitahukan satpam yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Kedua orang itu lantas menyusuri saluran irigasi tersebut ke arah selatan dan menemukan mayat tersebut menyangkut ranting pohon.
Baca juga: Kalurahan Didorong Ajukan Program Arsitektur Gaya Yogyakarta
Setelah itu keduanya langsung menghubungi Polsek Gamping untuk evakuasi dan identifikasi mayat tersebut. Petugas mendatangi lokasi bersama tenaga medis dari Puskesmas Gamping. “Hasil pemeriksaan, korban meninggal kurang-lebih tiga hari,” ungkapnya.
Ketika ditemukan, mayat tersebut mengenakan celana warna hitam, baju koko warna merah marun dan tidak mengantongi kartu identitas. Dari pemeriksaan itu, polisi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh mayat.
Adapun penyebab kematian mayat tersebut hingga berita ini diturunkan belum diketahui. Usai dievakuasi, mayat dibawa ke RSUP Dr. Sardjito untuk identifikasi lebih lanjut dan mengetahui penyebab kematiannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Kamis (20/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota ke pantai.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.