Ekspor DIY Tumbuh 8,74 Persen, Pemda Bidik Australia dan China
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi masih terus terulang. Terakhir di Universitas Gadjah Mada (UGM) dugaan kasus kekerasan seksual dialami mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) dengan terduga pelaku mahasiswa Hubungan Internasional (HI).
Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito mengatakan UGM akan berupaya agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satunya dengan mendampingi mahasiswa baru.
Mahasiswa tidak hanya didorong semata-mata untuk meraih prestasi, namun juga mengatasi kerentanan mereka menjadi mahasiswa. Ini menjadi konsen yang akan didorong UGM.
"[antisipasi] UGM juga mengajak perguruan tinggi lain untuk membuat satu model penerimaan mahasiswa baru yang terus melakukan pendampingan," ucapnya ditemui di Gedung Pusat UGM, Selasa (11/10/2022).
Menurutnya kultur baru perlu dibangun antar mahasiswa. Dia mencontohkan, misalnya ditemukan salah satu teman yang biasanya ceria tiba-tiba sering murung, maka perlu segera dijemput dan dibantu.
"Nanti kami lihat prosesnya, tetapi mohon dukungan juga, karena bagaimanapun juga kadang-kadang muncul [kasus]," paparnya.
Arie menjelaskan, terkait dugaan kasus yang baru terjadi di Fisipol, saat ini sudah ditangani pihak fakultas. Sementara dari universitas mendampingi.
"Universitas punya prinsip menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan di era dimana keterbukaan orang juga harus ada edukasi ke publik bahwa kapan ini perlu dicegah tidak harus menunggu kasus," ucapnya.
Beberapa kasus yang terjadi sebelumnya dia sebut selalu dituntaskan, namun terkadang butuh waktu lama. Pendekatan menurutnya tidak semata-mata proses hukum, namun juga pendampingan psikologis.
"[hukuman pelaku] tergantung gradasi kesalahan bagaimanapun juga kalau gradasi kesalahannya lebih punishment-nya juga lebih," kata Arie.
Lebih lanjut dia mengatakan, secara prinsip orang perlu dididik untuk bisa berubah. Karena tugas dari pendidikan bukan hanya sekedar memberikan hukuman.
BACA JUGA: 10 Rumah di Kulonprogo Tertimpa Longsor
"Tetapi misi besarnya untuk melakukan pemulihan, membangun kesadaran sangat penting," lanjutnya.
Harianjogja.com mencoba menghubungi Korps Mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional (Komahi), karena terduga pelaku berasal dari mahasiswa prodi HI. Namun Komahi enggan menjawab dan hanya berkenan dikutip atas nama Narahubung Komahi.
"Dari kami tidak ada komentar atau tanggapan," ucapnya singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Januari-Juli 2026 tumbuh 8,74% menjadi US$352,58 juta. Pemda DIY mendorong perluasan pasar ke Australia dan China.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.