Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Warga membersihkan runtuhan rumah akibat tanah longsor di Karangtanjung, Kalurahan Pandowoharjo, Rabu (12/10/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN— Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Sleman pada Selasa (11/20/2022) sore WIB menyebabkan tanah longsor di Karangtanjung, Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman. Akibatnya dua rumah rusak berat dan dua orang mengalami luka-luka akibat tertimpa runtuhan.
Kepala Dusun Karangtanjung, Sunarto menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB yang mengakibatkan talut dan tembok salah satu rumah yang posisinya di atas menimpa satu rumah yang terletak di bawah rumah tersebut.
“Menimpa rumah salah satu warga lainnya. Waktu kejadian, di rumah ada tiga orang, dua orang sedang berada di kamar, tertimpa reruntuhan. Sedangkan satu orang lagi berada di ruang tamu. Beruntung, mereka selamat,” ujarnya, Rabu (12/10/2022).
BACA JUGA: TMMD Tahap III 2022 Dilaksanakan di Sendangadi Sleman
Kedua orang yang tertimpa runtuhan tersebut masing-masing bernama Heni Novita Sari, 30 dan Zaky, 5. Keduanya segera dievakuasi oleh warga setempat sehingga masih selamat.
Kerusakan materiel, kata Sunarto, di antaranya adalah talut dan pagar rumah dengan panjang 11 meter dan tinggi lima meter runtuh serta rumah yang tertimpa rusak sekitar 50%.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman meninjau lokasi bencana tersebut pada Rabu pagi.
Dia menuturkan beberapa hari terakhir ini terjadi hujan yang cukup lebat di wilayah Sleman sehingga masyarakat perlu lebih waspada untuk potensi dampak dari adanya hujan lebat.
“Bagi Warga Karangtanjung yang menjadi korban longsor, Pemkab Sleman melalui BPBD Sleman memberikan bantuan penuh sebesar Rp50 juta untuk perbaikan rumah yang mengalami kerusakan berat,” ucap dia.
BACA JUGA: Dorong Layanan Kependudukan, Dukcapil Sleman Kerja Sama dengan 9 Faskes & 21 Kalurahan
Kepala BPBD Sleman, Makwan, mengatakan berdasarkan Perbup No.56/2021 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Bencana, Pemkab Sleman memberikan bantuan penuh dengan salah satu pertimbangan bahwa korban merupakan warga yang masuk dalam kategori KK miskin.
Sebagai upaya mitigasi bencana, masyarakat perlu memperhatikan sumber pemicu bencana. Terlebih saat ini, dari informasi yang dihimpun BPBD Sleman, terdapat kondisi cuaca ekstrem sampai dengan 15 Oktober nanti.
"Kita semua perlu waspada karena cuaca ekstrem itu hujan sangat deras, mungkin durasinya tidak panjang tapi itu bisa menimbulkan volume air yang sangat banyak. Sehingga masyarakat harus waspada akan potensi bencana akibat cuaca ekstrem," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.