Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Seorang pengendaran motor melintasi di depan SPBU milik ExxonMobil di Dusun Budegan 2, Piyaman, Wonosari. Jumat (14/10/2022)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– SPBU milik Pertamina semakin mempunyai kompetitor atau pesaing untuk melayani BBM kepada masyarakat. Di Gunungkidul misalnya, mulai bermunculan SPBU milik ExxonMobil melalui PT Indomobil Prima Energi.
SPBU non pertamina ini menjual BBM Gasoline 92 dengan harga Rp14.150 per liter. Stasiun pengisian itu salah satunya berada di Dusun Budegan 2, Piyaman Wonosari.
Untuk layanan luasannya hampir sama dengan pertashop. Namun, SPBU Mobil penjualan minyak pelumas serta pengisian angin kendaraan bermotor.
Salah seorang penjaga SPBU Mobil di Dusun Budegan 2, Harmadi Satria mengatakan, keberadaan SPBU ExxonMobil sudah ada sejak akhir Juni 2022 lalu. Hingga sekarang sudah banyak warga yang membeli karena setiap harinya bisa menjual hingga 100 liter per harinya.
“Kami jual Gasoline 92 atau setara Pertamax. Namun untuk harganya lebih mahal karena dijual Rp14.150 per liternya,” kata Harmadi, Jumat (14/10/2022).
Baca juga: Prakiraan Cuaca DIY: Siang Berawan, Malam Hujan
Meski demikian, sambung dia, harga jual ini bisa sewaktu-waktu berubah karena disesuaikan dengan harga minyak di pasaran dunia. “Harga ini [Rp14.150] baru sekitar empat hari, karena sebelumnya dijual Rp15.420 per liter. Ya kalau harga minyak dunia berubah, maka harga jual Gasoline 92 juga ikut berubah,” katanya.
Menurut dia, keberadaan SPBU Mobil tidak hanya di Budegan 2. Pasalnya, juga sudah ada di tempat lain di Gunungkidul seperti di Kalurahan Ngalang; Kapanewon Gedangsari; di Dusun Tawarsari, Wonosari. Selain itu, ada juga di Kapanewon Nglipar; Semanu, Karangmojo.
“Total sudah ada enam dan kesemuanya yang mendirikan perusahan. Kebetulan saya dipercaya menjaga di Budegan 2 yang tak jauh dari rumah saya,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul, Kelik Yuniartoro saat dikonfirmasi kemarin membenarkan sudah mulai bermunculan SPBU non Pertamina. Meski demikian, untuk jumlahnya belum mengetahui secara pasti karena proses perizinan tidak melalui dinas perdagangan.
“Izinnya langsung lewat online single submission [OSS]. Yang jelas, salah satu SPBU ini berada di Dusun Budegan, Piyaman,” katanya.
Kelik memastikan, walau tidak dilibatkan dalam proses perizinan ada kewajiban melakukan tera ulang di SPBU tersebut. Pengecekan takaran dilakukan untuk memastikan takaran sesuai dengan ketentuan.
“Tera dilakukan agar tidak ada kecurangan dalam jual beli. Ini juga kami lakukan untuk SPBU milik pertamina maupun pertashop,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo atas rekomendasi kepolisian.
Timnas Indonesia U-15 menang 7-1 atas Fiji di Piala Dunia U-15 2026 dan sementara memuncaki Grup G. Simak pencetak gol dan jadwal berikutnya.
Film PIYE TO KIH? memadukan kisah cinta beda alam, komedi, dan budaya Jawa dengan pesan tentang kejujuran serta memantaskan diri.
Isenmulang FC dan PSIM Jogja bermain imbang 0-0 pada babak pertama. Kedua tim menciptakan peluang, tetapi belum mampu mencetak gol.
Jadwal bola malam ini, 24–25 Oktober 2026, menyajikan Chelsea vs Tottenham, Arsenal vs Everton, Napoli vs Roma, hingga Inter Miami.