Trisik Kotor, Sukarelawan: Pembuang Sampah Harusnya Disanksi

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Minggu, 23 Oktober 2022 19:27 WIB
Trisik Kotor, Sukarelawan: Pembuang Sampah Harusnya Disanksi

Sukarelawan membersihkan sampah di Pantai Trisik./Istimewa

Harianjogja.com, KULONPROGO - Sejumlah sukarelawan dari berbagai unsur di Kulonprogo melakukan geropyokan sampah di kawasan Pantai Trisik, Galur. Sampah yang berserak di sekitar pantai dinilai sungguh memprihatinkan dan darurat bagi kondisi lingkungan.

Sejumlah komunitas dari Relawan Tanpa Nama, IKKJ, IMKP, Sedulur Rescue, TRM, hingga Tagana turun langsung ke Pantai Trisik untuk membersihkan tumpukan sampah yang ada.

Koordinator Relawan Rescue, Fajar Gegana menuturkan bila tumpukan sampah yang berserak di Pantai Trisik tergolong masuk kategori parah. Kondisi ini bisa makin parah jika sampah dari Sungai Progo yang dibuang oknum tak bertanggung jawab terus masuk ke hilir setiap harinya.

"Kehadiran sampah ini ada [unsur] kesengajaan dari pihak-pihak tertentu yang membuang sampah sembarangan di kali. Terus kan menumpuknya di sini, sehingga Pantai Trisik kotor," kata dia melalui siaran pers, Minggu (23/10/2022).

BACA JUGA: Dipajang Mengitari Alun-Alun Wates, Geblek Sepanjang 710 Meter Masuk Rekor Muri

Itulah sebabnya, Fajar menilai harus ada sanksi tegas bagi pembuang sampah sembarangan. Selain itu, untuk membersihkan pantai yang memiliki bentang yang panjang, perlu ada partisipasi semua elemen untuk menjaga pantai tetap bersih. Tidak bisa hanya mengandalkan para sukarelawan. "Ini harus dievaluasi, harus ada sanksi tegas," ucap dia.

Lebih jauh Fajar juga berpendapat bila harus ada regulasi yang secara tegas mengatur soal pengelolaan sampah. Mulai dari hulu hingga hilir. "Karena Kulonprogo soal sampah belum begitu diperhatikan, kami berharap ada perda yang mengatur sampah," ucap dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online