Baru 30 Bangunan Berdiri, DPRD Bantul Ingatkan Pengelolaan KDMP
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
Petugas BPBD Kota Jogja memantau aliran Kali Belik yang sempat meluap saat hujan berintensitas tinggi pada Minggu (5/11/2022) malam./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja berencana mempelebar Sungai Belik yang berada di kawasan Klitren, Gondokusuman. Sungai itu kerap meluap dan merendam permukiman warga saat hujan berintensitas tinggi.
Minggu (6/11/2022) kemarin saat hujan deras, Sungai Belik yang alirannya melintas di pemukiman warga meluap dan merendam sejumlah perumahan di area Klitren. Kepala BPBD Kota Jogja Nur Hidayat mengatakan banjir diperkirakan sempat merendam rumah warga selama satu sampai dua jam di sore hari. Selepas Magrib, air perlahan-lahan mulai surut.
Dari rekaman video yang tersebar di media sosial, luapan air sungai masuk ke permukiman warga terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan turun deras di Kota Jogja. Tinggi air yang merendam rumah diperkirakan sampai perut orang dewasa. Berdasarkan laporan yang dikirim BPBD Kota Jogja, air sudah surut dan pemukiman penduduk tidak lagi terendam pada pukul 20.00 WIB.
"Kali Belik itu selalu meluap, karena jalurnya sudah tertutup di daerah Sleman, sehingga kapasitasnya enggak mencukupi. Kami akan mencoba berkoordinasi dengan provinsi," kata Nur, Senin (7/11/2022).
Menurut Nur, pemukiman warga yang dilintasi oleh Kali Belik selalu jadi langganan banjir saat musim penghujan seperti sekarang. Nur menyebut bakal ada pelebaran Kali Belik untuk mengatasi luapan air. Jawatannya masih berkoordinasi dengan Pemda DIY dan instansi terkait lainnya untuk membuat kajian penanganan terhadap persoalan di wilayah tersebut. Dia belum memastikan kapan pelaksanaannya akan dimulai.
"Memang perlu pelebaran atau pendalaman lagi, kalau terus menerus seperti itu pasti akan jadi persoalan. Kami belum tahu kapan bisa dimulai, karena perlu perencanaan yang lebih detail lagi," ungkapnya.
BACA JUGA: Bus Tabrak Truk di Ring Road Selatan, Satu Orang Tewas
Untuk sementara waktu, Nur meminta kepada warga yang berada di sekitar Sungai Belik untuk waspada dan siaga terhadap ancaman banjir yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Sebisa mungkin barang dan juga peralatan yang penting diamankan supaya tidak terkena luapan air sungai.
"Antisipasi sementara kewaspadaan warga sekitar situ, ketika ada banjir atau arus deras, harus siap siaga dan mempersiapkan diri," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun. Simak profil, perjalanan seni, Guruh Gipsy, hingga kiprahnya di dunia politik.