TPAS Wukirsari Terima 60 Ton Sampah per Hari, Organik Dominan
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Porda dan Peparda DIY 2022/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul berencana memberikan bonus kepada atlet berprestasi. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp1,9 miliar.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gunungkidul, Purnomo Sumardamto, mengatakan banyak event olahraga tahun ini, mulai dari pekan olahraga pelajar, porda hingga kegiatan olahraga bagi atlet difabel. Berbagai ajang ini memberikan sejumlah prestasi serta ikut mengharumkan Gunungkidul di pentas olahraga.
Pada bulan ini akan pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi di Gunungkidul. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp1,9 miliar.
BACA JUGA: Duh, Baru 25 Kalurahan di Bantul yang Sudah Punya Lembaga Perlindungan Anak
Meski demikian, Damto belum bisa memberikan rincian berkaitan dengan jumlah atlet yang menerima bonus ini. Ia memastikan pagu anggaran untuk pemberian bonus sudah dimasukan dalam kegiatan yang dibiayai di APBD Perubahan 2022.
“Ada datanya, tapi saya tidak hapal. Yang jelas, nanti akan diserahkan oleh bupati di Taman Budaya Gunungkidul dalam waktu dekat,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Supriyanto. Menurut dia, banyak atlet yang meraih prestasi di 2022.
Ia mencontohkan, dalam Porda DIY 2022 di Sleman, kontingen Gunungkidul berhasil meriah 33 emas, 38 perak dan 93 perunggu. Raihan ini melebihi target karena awalnya hanya mematok 32 emas di porda.
“Capaian ini mendongkrak peringat Gunungkidul ke posisi empat sehingga tidak lagi menjadi juru kunci. Posisi keempat ini mengulang peringkat porda di 2013 lalu,” katanya.
Supriyanto menjelaskan pemberian bonus sebagai bentuk perhatian dari pemkab atas jerih payah para atlet agar terus berprestasi. Diharapkan prestasi atlet terus dapat ditingkatkan terlebih lagi Gunungkidul akan menjadi tuan rumah Porda 2025.
“Harapannya prestasinya bisa lebih ditingkatkan dan masih ada waktu untuk persiapan menjadi tuan rumah,” katanya.
Dia menambahkan, selain pemberian bonus, pemkab mulai tahun ini juga merekrut atlet berpretasi menjadi tenaga harian Lepas (THL) di dinas kepemudaan dan olahraga. Kebijakan ini salah satunya untuk mencegah atlet Gunungkidul pindah ke daerah lain.
“Sudah direkrut dan ke depannya perhatian kepada para atlet juga terus ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Interpol menerbitkan red notice terhadap Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Polri menyebut tersangka masih berada di Mesir.
Kejagung menggeledah enam lokasi terkait kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk kantor Don Ritto dan empat korporasi.
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.
Mabes Polri memastikan pusat perekonomian nasional tetap aman dan kondusif melalui intelijen, patroli siber, serta pemantauan DORS.
Prabowo mengapresiasi Thailand yang membantu pemulangan hampir 1.000 WNI korban online scam. RI dan Thailand perkuat kerja sama keamanan.