Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Suasana buka tutup jalan di Jalur Piyungan-Patuk karena dilakukan pengaspalan di jalan tersebut pada Selasa (6/12/2022)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Jalur Piyungan-Patuk masih diberlakukan buka tutup jalan meskipun tak ada longsor dan perbaikan jalan amblas sudah selesai dilakukan. Buka-tutup jalan dilakukan karena sedang dilakukan pengaspalan jalan untuk memperkokohnya.
Pengaspalan jalan yang dilakukan dengan menambah lapisan aspal. Pengaspalan dilakukan di sekitar jalan amblas beberapa minggu yang lalu. Buka-tutup yang dilakukan membuat arus Jl. Wonosari sedikit terhambat dari arah Wonosari ke Jogja.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah dan DIY yang mengurusi Jl. Wonosari menjelaskan pengaspalan dilakukan untuk memberikan layanan optimal. Terutama setelah salah satu ruas jalan di Jalur Piyungan-Patuk amblas agar insiden serupa tidak terulang.
BACA JUGA: Sejumlah Keluarga Korban Longsor Gunungkidul Masih Bertahan di Pengungsian
Pejabat Pembuat Komitmen BBPJN DIY, Rokhmad Purnomo menyebut pengaspalan tidak akan berlangsung lama. “Minggu ini akan rampung, buka-tutup hanya dilakukan siang hari juga saat pengerjaan bukan 24 jam,” jelasnya, Selasa (6/12/2022).
Rokhmad menjelaskan pengaspalan untuk memastikan arus libur tahun baru lancar dan aman. “Ini bentuk usaha kami agar arus liburan nanti lancar tidak ada masalah lagi seperti kemarin, karena diperkiraan jumlah kendaraan yang akan melewati jalur itu akan meningkat,” ujarnya.
Meningkatnya jumlah kendaraan yang melewati, jelas Rokhmad, Jalur Piyungan-Patuk terutama oleh kendaraan keluarga yang akan melakukan wisata ke Gunungkidul. “Supaya arus wisata juga lancar, wisatawan juga dalam perjalannya terlayani dengan baik,” kata Rokhmad.
Roni Fadli, 28, pelaju Jogja-Wonosari yang setiap harinya melewati Jl. Wonosari mengaku terganggu oleh pengaspalan tersebut. “Tadi pagi lewat sini juga agak macet lama, terutama yang mobil-mobil besar dari arah Wonosari ke Jogja sampai perempatan Patuk,” katanya, Selasa siang.
Meskipun terganggu, Roni juga tak keberatan karena perjalannya terhambat. “Sebetulnya tidak masalah meskipun harus nunggu, itu juga untuk menambal jalan lubang juga dan itu bagus,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.