Libur Program MBG, Harga Bahan Pokok di Sleman Kompak Turun
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
Laguna di Pantai Samas, Bantul./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL — Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mencegah menjamurnya jalur-jalur tikus, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mendirikan empat Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Darurat di kawasan pantai selatan (Pansela) bagian Barat.
Sekretaris Dispar Bantul, Jati Bayubroto mengatakan selain meningkatkan PAD, pembukaan empat TPR darurat tersebut menjadi upaya mengatasi wisatawan yang menggunakan jalur-jalur tikus untuk masuk ke kawasan pantai.
“Banyak sekali jalan-jalan kampung yang dilalui banyak wisatawan. Jadi banyak bocor atau kecolongan dari situ. Sehingga kemarin beberapa petugas kami tempatkan di selatan jalan,” kata Jati, pada Senin (26/12/2022).
Keempat TPR darurat tersebut berada di pintu masuk Pantai Pandansari, Kuwaru, Cangkring, dan Pantai Baru.
Lebih jauh, Jati mengatakan bahwa pihaknya telah membahas penggabungan tiket masuk yang dapat digunakan untuk mengakses semua pantai di Kabupaten Bantul. Hal tersebut telah dibahas bersama Komisi B DPRD Kabupaten Bantul.
Dengan upaya penggabungan tiket tersebut, Dispar Bantul berharap wisatawan tidak hanya terkonsentrasi di Kawasan Parangtritis tetapi dapat juga mengunjungi kawasan pansela bagian barat.
Hal itu akan dilakukan ketika Jembatan Kretek II telah resmi dibuka. Dengan begitu antara kawasan Parangtritis dan Samas ke barat akan terhubung menjadi satu.
BACA JUGA: Motor Tabrak Tiang Telepon di Jalan Imogiri Barat, Pria Jogja Meninggal Dunia
Kasi Promosi dan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan apabila rencana penggabungan tiket tersebut terlaksana maka TPR kawasan pansela akan dipindah.
“Itu sebagai antisipasi kalau Jembatan Kretek II dibuka. Terutama motor itu kan bisa lewat jalan tikus soalnya cukup banyak juga dengan begitu mereka bisa mudah lolos. Karena itu lah TPR harus dipindah,” kata Markus.
Penggabungan tiket menjadi satu tersebut akan memengaruhi harga yang kemungkinan lebih murah. “Soalnya kalau bayar sendiri-sendiri kan mahal. Di kawasan pantai barat dan timur masing-masing bayar Rp10.000. Itu kan mahal. Mending dijadikan satu tapi berubah jadi Rp15.000 bukan Rp20.000,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Bantul, Arif Haryanto membenarkan bahwa dengan dibukanya Jembatan Kretek II maka kawasan pantai yang sebelumnya dipisah menjadi dua, wilayah timur dan barat akan menjadi satu.
Dengan begitu, tiket yang sebelumnya terpisah maka akan digabung menjadi satu. “Untuk detail tarif kami serahkan kepada OPD terkait [Dinas Pariwisata Bantul],” kata Arif dihubungi pada Senin, (26/12/2022).
Pemberlakuan penggabungan tiket tersebut, kata Arif, hanya perlu Peraturan Bupati. Dengan demikian, makin cepat SK keluar makin cepat juga tiket baru dapat dicetak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
Pendaki di Bukit Savana Dandaun, kaki Gunung Rinjani, meninggal dunia akibat hipotermia setelah dievakuasi tim SAR gabungan.
Jadwal tradisi Bulan Sura di Bantul 2026 menghadirkan Kirab Ngarak Siwur, Nguras Enceh Imogiri, hingga Merti Dusun Mangir.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 5 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000
Kebakaran TPA Jatiwaringin membuat Pemkab Tangerang menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari dan menyiapkan operasi TMC.