PEMBANGUNAN SELATAN DIY: Gunungkidul Ajukan Danais untuk Perbaiki Jalan ke Pantai Ngobaran

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 28 Desember 2022 08:27 WIB
PEMBANGUNAN SELATAN DIY: Gunungkidul Ajukan Danais untuk Perbaiki Jalan ke Pantai Ngobaran

Foto ilustrasi Pantai di Gunungkidul. Senin (7/11/2022) / Ist

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul akan mengajukan penggunaan dana keistimewaan DIY untuk membangun jalan menuju destinai wisata Pantai Ngobaran yang merupakan kawasan selatan DIY. APBD murni Gunungkidul tak mampu menanggung beban tersebut karena tinggi anggaran yang dibutuhkan hingga mencapai puluhan miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan  kelanjutan pembangunan di jalur wisata Kepek, Saptosari menuju Pantai Ngobaran, ia mengakui belum bisa dilanjutkan di tahun depan. Menurutnya kemampuan anggaran masih sangat terbatas, sedang untuk menyelesaikan jalur tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp50 miliar.

“Penyelesaian sedang kami ajukan melalui dana keistimewaan. Mudah-mudahan bisa disetujui sehingga di 2024 bisa terselesaikan,” katanya Selasa (27/12/2022).

Adapun di 2023 Gunungkidul mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp15 miliar yang rencananya, pagu ini untuk memberpaiki dua jalan. Meski demikian, ia mengakui, penggunaan di 2023 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, pagu difokuskan untuk pembangunan di sektor kepariwisataan.

“Memang sudah ada pedomannya dan itu harus diikuti,” katanya, .

Menurut Irawan, pagu DAK fisik sebesar Rp15 miliar akan dipergunakan untuk mendukung pembangunan jalan pariwisata di Nglanggeran, Patuk. Adapun satu ruas lagi untuk perbaikan di ruas menuju destinasi wisata di Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu.

“Sudah dipersiapkan dan akan dialokasikan untuk pembangunan di 2023,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online