DPRD Sleman Perketat Pengawasan Usai Temuan 11 Bayi di Pakem
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Kondisi tebing Jembatan Pucunggrowong yang ambrol./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Jembatan Pucunggrowong di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul akan dibangun ulang dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) setelah tebing jembatan di sisi timur setinggi kurang lebih 3,5 meter ambrol pada Kamis (29/12/2022) lalu.
Kepala DPUPKP, Aris Suharyanta, mengatakan perbaikan jembatan tersebut akan menggunakan anggaran dari BTT. “Kami akan mencarikan anggaran dari BTT. Nanti sekalian [BTT] untuk jalan yang ambles di Mojohuro [Desa Wisata Srikeminut],” kata Aris, Selasa (3/1/2023).
DPUPKP, kata dia, akan memetakan kebutuhan sehingga anggaran yang akan diajukan akan tepat sasaran. Penghitungan khusus untuk Jembatan Pucunggrowong, kata Aris, lebih mudah dibanding dengan penghitungan untuk jalan ambles tersebut.
Jelasnya, ketika meninjau kerusakan jembatan, apabila jembatan tersebut diganti total, kisaran anggaran yang dibutuhkan akan mencapai Rp3 miliar. Sementara apabila hanya diperbaiki di bagian yang rusak setidaknya akan menghabiskan anggaran hingga Rp1 Miliar.
“Kami belum bisa memutuskan [apakah akan diganti baru atau sekadar diperbaiki]. Kami akan mendiskusikan dengan Bupati dan yang lain serta melihat kondisi kuangan kami,” katanya.
BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Dongkrak Ekonomi Warga Sleman
Haryanto mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama antarpadukuhan di Kalurahan Karangtengah. Bahkan, menjadi akses utama warga Kalurahan Karangtengah yang menghubungkan Kalurahan Sriharjo dan Selopamioro.
“Sebagai warga Sriharjo dan Selopamioro yang di sebelah timur itu akses jalan kalau mau ke kota pasti lewat Jembatan Pucunggrowong. Jadi ini sangat vital untuk akses ekonomi, pendidikan, dan aktivitas warga seluruhnya,” katanya.
Jembatan yang dibangun pada 1997 tersebut, kata Haryanto, juga dilewati truk bermuatan berat, tidak hanya kendaraan roda dua dan empat biasa.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Bantul, Nur Subiyantoro mendorong Pemkab segera turun tangan menyelesaikan persoalan Jembatan Pucunggrowong yang ambrol.
“Kami mendorong pemda untuk segera turun tangan untuk menganalisa secara teknis. Yang tahu kan dari PU. Sehingga nanti ada langkah-langkah yang akan diambil untuk penyelamatan; minimalnya akses utama ini bisa segera [dibangun],” kata Subiyantoro dalam rilis video.
Dia menjelaskan bahwa kendala terkait dengan anggaran berkaitan dengan waktu ambrolnya jembatan tersebut yang terjadi di akhir tahun.
“Meskipun kejadiannya pada 2022 tapi kan tidak mungkin anggaran yang digunakan juga 2022. Sementara anggaran 2023 juga sudah diketok. Jadi nanti pemerintah pakai anggaran tidak terduga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.