K-24 Healthy Run 2026 di Jogja Diikuti 2.400 Peserta, Ini Jadwalnya
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.
Kondisi tebing Jembatan Pucunggrowong yang ambrol./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Jembatan Pucunggrowong di Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Bantul akan dibangun ulang dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) setelah tebing jembatan di sisi timur setinggi kurang lebih 3,5 meter ambrol pada Kamis (29/12/2022) lalu.
Kepala DPUPKP, Aris Suharyanta, mengatakan perbaikan jembatan tersebut akan menggunakan anggaran dari BTT. “Kami akan mencarikan anggaran dari BTT. Nanti sekalian [BTT] untuk jalan yang ambles di Mojohuro [Desa Wisata Srikeminut],” kata Aris, Selasa (3/1/2023).
DPUPKP, kata dia, akan memetakan kebutuhan sehingga anggaran yang akan diajukan akan tepat sasaran. Penghitungan khusus untuk Jembatan Pucunggrowong, kata Aris, lebih mudah dibanding dengan penghitungan untuk jalan ambles tersebut.
Jelasnya, ketika meninjau kerusakan jembatan, apabila jembatan tersebut diganti total, kisaran anggaran yang dibutuhkan akan mencapai Rp3 miliar. Sementara apabila hanya diperbaiki di bagian yang rusak setidaknya akan menghabiskan anggaran hingga Rp1 Miliar.
“Kami belum bisa memutuskan [apakah akan diganti baru atau sekadar diperbaiki]. Kami akan mendiskusikan dengan Bupati dan yang lain serta melihat kondisi kuangan kami,” katanya.
BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Dongkrak Ekonomi Warga Sleman
Haryanto mengatakan jembatan tersebut merupakan akses utama antarpadukuhan di Kalurahan Karangtengah. Bahkan, menjadi akses utama warga Kalurahan Karangtengah yang menghubungkan Kalurahan Sriharjo dan Selopamioro.
“Sebagai warga Sriharjo dan Selopamioro yang di sebelah timur itu akses jalan kalau mau ke kota pasti lewat Jembatan Pucunggrowong. Jadi ini sangat vital untuk akses ekonomi, pendidikan, dan aktivitas warga seluruhnya,” katanya.
Jembatan yang dibangun pada 1997 tersebut, kata Haryanto, juga dilewati truk bermuatan berat, tidak hanya kendaraan roda dua dan empat biasa.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Bantul, Nur Subiyantoro mendorong Pemkab segera turun tangan menyelesaikan persoalan Jembatan Pucunggrowong yang ambrol.
“Kami mendorong pemda untuk segera turun tangan untuk menganalisa secara teknis. Yang tahu kan dari PU. Sehingga nanti ada langkah-langkah yang akan diambil untuk penyelamatan; minimalnya akses utama ini bisa segera [dibangun],” kata Subiyantoro dalam rilis video.
Dia menjelaskan bahwa kendala terkait dengan anggaran berkaitan dengan waktu ambrolnya jembatan tersebut yang terjadi di akhir tahun.
“Meskipun kejadiannya pada 2022 tapi kan tidak mungkin anggaran yang digunakan juga 2022. Sementara anggaran 2023 juga sudah diketok. Jadi nanti pemerintah pakai anggaran tidak terduga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.
WNA Italia berinisial PZ dideportasi melalui Bandara YIA setelah diperiksa BNNP DIY terkait temuan cairan yang diduga mengandung etomidate.
IRGC Iran memperingatkan akan mengungkap target serangan dan senjata baru, termasuk menyoroti kabel internet bawah laut di Selat Hormuz.
Pemerintah memperpanjang tenggat wajib halal hingga 17 Oktober 2028. Pengusaha menyoroti kesiapan UMKM, biaya sertifikasi, dan edukasi.
Pengangguran DIY mencapai 70.560 orang pada Mei 2026. DPRD DIY mendorong sinergi sekolah dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.