YIA Baru Tampung 4 Juta Penumpang, Koridor Joglosemar Dikebut
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Chiki Ngebul / Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pencegahan penjualan jajanan tidak sehat. Upaya pencegahan tersebut dilakukan dengan melakukan pengawasan di sejumlah titik.
Beberapa titik yang mereka sasar di antaranya adalah di Pasar Malam Denggung, sekitar Stadion Maguwoharjo, dan di sekitar Prambanan.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Farmasi dan Kesehatan Makanan Minuman Dinkes Sleman, Gunanto mengatakan sebelumnya ada dua anak di Sleman yang keracunan jajanan beberapa waktu lalu, belum bisa dipastikan akibat chiki ngebul (chikbul).
"Belum bisa dipastikan [karena chikbul], sifatnya baru dugaan. Selain dua anak tersebut belum ada temuan dugaan lain," ucapnya dihubungi, Selasa (17/1/2023).
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan dia sudah meminta Kepala Dinkes Sleman untuk mengawasi jajanan-jananan yang ada di sekolah. Selain itu pengawasan dari guru juga harus ditingkatkan. "Pengawasan guru juga harus ditingkatkan karena ya seusia anak-anak kalau berikan edukasi enggak bisa langsung kayak ke kita," ucap dia.
BACA JUGA: Kasus Chikbul Diklaim Belum Muncul di Gunungkidul
Dia meminta agar sekolah meningkatkan pengawasan kepada peserta didiknya. Sehingga jajanan anak sekolah bisa terkondisikan. "Yang penting anak-anak bisa terawasi dan terkondisi. Pemantauan dari sekolah masing-masing lah ditingkatkan," lanjutnya.
Sebelumnya, dua anak di Sleman diduga mengalami keracunan chikbul. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan Pemkab Sleman telah menemukan satu kasus keracunan di Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah pada Senin (9/1/2023) lalu. Dua anak berusia lima dan tujuh tahun mengalami demam, pusing dan muntah, setelah jajan chiki ngebul di acara kesenian di Berbah.
Awalnya anak tersebut dikira masuk angin. Tetapi kemudian muntah berwarna kuning dan hijau. Setelah itu dibawa ke Puskesmas Berbah.
Dari hasil pemeriksaan didapati jumlah leukosit sebanyak 14.000. Kemudian petugas kesehatan memberikan tindakan yang diperlukan. Kustini menyampaikan kondisi dua anak tersebut kini membaik dan sudah dapat beraktivitas kembali.
"Sebelumnya juga dilakukan pemeriksaan kepada teman dan kakaknya, karena mereka juga mengonsumsi chikbul, tetapi tidak ada gejala. Alhamdulilah, kondisi dua anak ini sekarang sudah baik dan bisa aktivitas lagi," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok