Pengguna QRIS di DIY Tembus 1,2 Juta, Transaksi Capai Rp6,85 Triliun
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
Ilustrasi mahasiswa/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Ribuan mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di DIY mengeluhkan uang kuliah yang mahal. Golongan uang kuliah tunggal (UKT) yang mereka dapatkan dianggap tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga Sahiron mengatakan semangat UKT adalah gotong royong. Kelompok UKT disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mahasiswa
Menurutnya mahasiswa yang merasa keberatan dengan UKT bisa mengajukan berbagai beasiswa yang disediakan oleh universitas.
"Kalau mahasiswa miskin tentunya dapat mengajukan beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dan berbagai beasiswa yang ada di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta," ucapnya.
BACA JUGA: Cerita Banyak Mahasiswa UNY Kesulitan Bayar Kuliah: Jual Motor Hingga Sapi dan Pindah Kampus
Dia menjelaskan kuota untuk masuk ke UIN Sunan Kalijaga terdiri dari tiga jalur. Nasional rapor 20 persen, nasional tes 50 persen, dan mandiri 30 persen.
Sementara, UKT per golongan, kata Sahiron, tidak bisa dipastikan. Sebab, setiap semester ada mahasiswa yang mengajukan banding sehingga mengubah persentase masing-masing golongan.
"Data UKT selalu berubah karena setiap semester ada banding UKT," jelasnya.
Direktur Keuangan UGM Syaiful Ali mengatakan penggolongan UKT dilakukan secara adil dan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi.
"Universitas masih membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajukan permohonan keringanan dengan kondisi tertentu yang ditetapkan melalui SK Rektor."
Sementara, tentang jumlah mahasiswa UGM di masing-masing golongan, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Dina W Kariodimedjo belum bisa memberikan data karena menunggu Surat Keputusan (SK) Rektor UGM.
"Masih menunggu SK Rektor [data mahasiswa per masing-masing golongan]," paparnya singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.