Inflasi DIY Juni 2026 Naik 0,37 Persen, Kenaikan BBM Jadi Pemicu Utama
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Semua kandidat calon presiden (Capres) 2024 merupakan lulusan dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Melihat fenomena ini sejumlah akademisi yang merupakan bagian dari Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) pun angkat bicara.
Pakar Hukum Tata Negara UGM, Andi Sandi mengatakan sikap khusus dari Kagama adalah tetap memiliki idealisme untuk mendukung siapapun. Meski demikian persaudaraan tetap jadi yang utama, jangan sampai terpecah belah karena Pilpres.
"Saya kira khususnya Kagama, kami merupakan bagian. Jangan sampai kemudian kompetisi ini merusak persaudaraan. Prinsipnya siapapun yang dicalonkan dan ini bagian dari kami, siapapun yang jadi," ucapnya dalam diskusi di UGM belum lama ini.
Pakar Politik UGM, Mada Sukmajati menyampaikan berbicara tentang capres dari UGM yang paling strategis saat ini adalah membuat peta pemikiran. Nantinya peta pemikiran ini disampaikan kepada siapapun presiden yang terpilih.
BACA JUGA: Digadang-gadang Jadi Capres di Pillpres 2024, Ganjar: Dah itu Urusan Bu Mega
Opsi ini dia sebut jauh lebih strategis daripada hanya sekedar membicarakan nama. Karena, kata Mada, jika hanya bicara seputaran nama selama itu pula politik programatik tidak akan pernah berkembang. "Kalau bicara UGM yang paling strategis yang harus segera dilakukan adalah membuat peta-peta pemikiran dari Bulaksumur," kata dia.
Lebih lanjut dia menyampaikan, selama ini narasi terkait pemilihan presiden masih berkutat pada nama saja. UGM maupun kampus lain menurutnya punya kewajiban untuk melihat dari sisi gagasan. "Jadi itu menurut saya diskusinya. Ketimbang nama. Kalau nama apalah arti nama," ucap dia.
Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik UGM, Nyarwi Ahmad menyampaikan UGM memang selalu ada di dalam pusaran politik. Tidak hanya di 2024, tetapi juga pernah di 1998. "Pada 2024 juga menurut saya juga harus kerja kolektif untuk sama-sama mengawal itu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Kebakaran TPA Jatiwaringin membuat Pemkab Tangerang menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari dan menyiapkan operasi TMC.
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 5 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.