Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Para pedagang Pasar Sentul berjualan di trotoar sepanjang Jalan Sultan Agung, Jogja, Selasa (10/7). /Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja membangun sedikitnya dua proyek fisik dengan menggunakan dana keistimewaan pada 2023 ini. Keduanya yakni revitalisasi Pasar Sentul dengan anggaran Rp24,8 miliar dan pembangunan Taman Budaya Embung Giwangan atau Taman Pintar 2 yang berlokasi di Umbulharjo senilai Rp19 miliar. Sehingga keduanya mencapai Rp43 miliar.
"2023 ini ada sejumlah proyek yang menggunakan danais yakni pembangunan sebagian taman budaya Giwangan dan revitalisasi Pasar Sentul," kata Kepala DPUPKP Kota Jogja Hari Setyo Wacono, Minggu (22/1/2023).
BACA JUGA : Danais untuk Bangun RTLH bagi Warga Miskin
Hari menyebut, pada revitalisasi Pasar Sentul tersebut akan lebih dulu membangun tempat penampungan sementara atau selter bagi pedagang. Selter yang dibangun nantinya berlokasi di Jalan Batikan dengan anggaran senilai Rp2,5 miliar. Setelahnya proses revitalisasi pasar akan dilakukan dengan merombak total bentuk pasar yang sekarang.
Rencananya Pasar Sentul akan dibangun dua lantai dengan bagian atas gedung dilengkapi fasilitas berupa rooftop untuk nantinya menampung pedagang di kawasan Sewandanan. Besar kios dan los pedagang juga diubah sesuai dengan Perda pengelolaan pasar rakyat. Kedua proyek fisik tersebut ditargetkan selesai pada tahun ini.
"Untuk selter pedagang sekarang masih proses lelang. Target kita baik sebagian pembangunan yang di Embung Giwangan selesai 2023 dan revitalisasi Pasar Sentul juga selesai tahun ini," katanya.
Pengerjaan Taman Pintar 2 nantinya akan difokuskan pada pembangunan sejumlah fasilitas pelengkap seperti panggung terbuka, gedung entrance dan juga area parkir. Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan setempat yang membuat detail engineering design (DED) proyek itu dan direncanakan pada tahun ini lokasi itu sudah bisa dioperasionalkan.
BACA JUGA : Paniradya Kaistimewan DIY Dorong Kalurahan Maritim
"Yang Embung Giwangan kita ikuti DED yang sudah ada saja, secara pasti masih kita diskusikan karena yang susunitu Disbud sehingga sesuai dengan prioritas nanti. Memang harapannya nanti bisa difungsikan awal pada tahun ini," ucapnya.
Menurut Hari, dua proyek fisik itu tergolong cukup besar yang anggarannya menggunakan dana keistimewaan. Sementara untuk proyek fisik yang menggunakan APBD 2023 juga tersebar berupa pembangunan maupun renovasi sejumlah bangunan sekolah atau fasilitas kesehatan di wilayah itu. "Ada yabg pembangunan baru ada juga yang renovasi. Misalnya SMPN 4 dan SMPN 9, itu dibiayai dengan APBD," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.