Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Seorang petani di Dusun Gelaran 1, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, memanen padi hasil tanam di musim pertama, Rabu (25/1/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Gunungkidul mulai memasuki panen raya padi. Di musim panen pertama ini, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menargetkan produktivitas padi mencapai 223.986,19 ton gabah kering giling.
Panen padi sudah mulai terlihat sejak satu pekan lalu. Contohnya di Dusun Gelaran 1, Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo. Para petani berbondong-bondong ke sawah untuk memanen tanaman padi yang sudah menguning. Salah seorang petani, Wasimo, mengatakan hasil panen di musim tanam pertama dapat berjalan dengan baik.
Meski mengaku belum menimbang hasil panen, ia melihat padi yang ditanam dapat tumbuh dengan subur. Setiap batangnya juga berisi sehingga dia yakin hasilnya akan baik.
BACA JUGA: Nyampah Sembarangan, 4 Warga Jogja Dijerat Pidana
“Ini masih dipetik dan hasilnya juga bagus,” katanya, Kamis (26/1/2023).
Menurut Wasimo, di awal-awal musim tanam sempat ada potensi serangan hama, tapi bisa dikendalikan dengan perawatan yang dilakukan secara rutin. Hal yang sama juga terlihat pada saat padi mulai berisi. Ada ancaman serangan dari hama burung pipit. Namun, petani sudah mengantisipasi dengan memasang jaring di atas padi.
“Ada juga yang memasang plastik warna warni untuk menakut-nakuti kawanan burung agar tidak mendekat. Kami bersyukur tahun ini masih bisa panen lagi,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi mengatakan pada musim tanam pertama sempat muncul serangan hama seperti tikus, walang sangit, hingga pengerek batang.
“Sudah ada serangan, tapi bisa dikendalikan sejak awal sehingga tidak semakin luas. Hasilnya pun sudah terlihat, padi dapat tumbuh dengan subur dan sekarang sudah mulai panen,” katanya.
BACA JUGA: Lagi-Lagi Karena Andalkan Google Map, Truk Terguling di Cinomati
Rismiyadi mengungkapkan di musim tanam sawah yang dipanen seluas 42.819 hektare. Diperkirakan rata-rata produksi mencapai 52,31 per hektare sehingga produktivitas gabah yang dihasilkan sebesar 223.986,19 ton.
“Mudah-mudahan target bisa terpenuhi,” katanya.
Dia memperkirakan panen raya hingga Maret mendatang. Di masa tanam keduam jumlah luasan tanaman padi akan berkurang. “Rata-rata merupakan sawah tadah hujan. Jadi di masa tanam kedua nanti lahan yang ditanam padi tidak sebanyak saat musim tanam pertama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.