Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi angin kencang./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA— Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY menyebut wilayah DIY sudah memasuki musim peralihan atau pancaroba sejak awal Februari. Dalam musim pancaroba ini wilayah DIY berpotensi mengalami angin kencang yang memicu pohon tumbang dan hujan deras yang lama dan bisa menyebabkan longsor.
BMKG DIY sudah memberikan peringatan kewaspadaan pada 4-6 Februari lalu, kemudian peringatan kewaspadaan juga diberikan lagi untuk 10-12 Februari nanti. Dalam kurun waktu tersebut intensitas hujan akan tinggi dan waktu hujan juga lama terutama terjadi di Kulonprogo, Gunungkidul, dan Sleman bagian timur.
Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA Romadi menjelaskan tiga wilayah tersebut berpotensi longsor karena kondisi geografis perbukitan. “Tiga wilayah ini sudah kami berikan status waspada, koordinasi dengan BPBD juga sudah dilakukan,” katanya, Kamis (9/2/2023).
Romadi menjelaskan memasuki musim pancaroba ini terjadi siklon tropis Freddy di laut selatan Jawa pesisir DIY. “Sikolon tropis Freddy ini membentuk awan hujan lebih banyak dan menyebabkan pola konvergensi arus angin, jadi potensi kebencanaan hidrometeorologi meningkat,” jelasnya.
BACA JUGA: Jalan Rusak Akibat Proyek Tol Jogja, Begini Solusi dari Pemkab Sleman
Tinggi gelombang laut di pesisir selatan DIY, jelas Romadi, juga meningkat sekitar 2,5-4 meter. “Tidak hanya untuk masyarakat luas, musim pancaroba ini kelompok nelayan uga harus lebih hati-hati,” ujarnya.
Romadi menyebut prakiraan ini sudah jadi bahan untuk mitigasi bencana agar kerugian dan korban akibat kondisi hidrometeorologi dapat diminimalisir. “Tindak lanjutnya terutama sudah terinformasikannya peringatan ini ke daerah-daerah lereng dan perbukitan, jadi mereka sudah siap jika ada hujan deras dengan waktu lama maka langkah-langkahnya sudah ditetapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.