El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Ilustrasi jalan rusak/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyampaikan akan berkomitmen menangani jalan-jalan yang rusak akibat proyek tol Jogja Solo, Jogja Bawen, maupun Jogja-YIA. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya.
Dia mengatakan jika yang rusak adalah jalan kabupaten, Pemkab akan meminta pelaksana proyek untuk bertanggung jawab memperbaiki. Namun jika yang rusak adalah jalan provinsi, maka akan dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi (Pemprov).
Harda menyebut sudah menghubungi langsung Pemprov, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU). Diharapkan penambalan jalan rusak akan segera dilakukan setelah beberapa kali dikomunikasikan.
"Di jalan Sedayu Gedongan di tempat yang sama dua kali kecelakaan. Dua-duanya menelan korban. Mudah-mudahan sudah ditambal. Informasi dari provinsi kemarin, mudah-mudahan di anggaran murni ini sudah bisa anggarkan jalan-jalan rusak provinsi yang ada di Sleman," ucapnya, Kamis (9/2/2023).
BACA JUGA: Tak Hanya Malioboro, Kawasan Tugu Jogja Sampai Panggung Krapyak Juga Akan Ditata Ulang
Menurutnya jalan provinsi yang ada di Sleman memang sudah lama tidak diperbarui. Seperti Jalan Godean yang sudah belasan tahun tidak diganti dengan aspal baru. Sehingga banyak yang rusak.
Lebih lanjut dia mengatakan koordinasi dengan pelaksana proyek tol akan terus dilakukan. Di titik-titik yang sedang giat dibangun agar segera ditambal jika terjadi lubang.
"Pundong lagi giat-giatnya, langsung ditambal. Nanti kalau sudah selesai kami berharap pemerintah pusat sesuai janjinya ya benerin jalan," pintanya.
Adapun membatasi kendaraan berat untuk tidak lewat jalan tertentu menurut Harda tidak mungkin, karena tidak ada alternatif jalan lain. Satu-satunya langkah antisipasi adalah mengedepankan koordinasi. Baik dengan Pemprov dan pemerintah pusat agar lekas dibenahi jika terjadi kerusakan.
"Kami harus support juga jalan tol. Karena akan sangat membuka wilayah kami. Sehingga investasi akan jauh lebih baik dibandingkan sebelum ada jalan tol," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina