Argentina Libas Benin 3-0, Messi Catat 1 Gol dan 2 Assist di Laga Perpisahan
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Yuni Astuti. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi klitih yang terjadi di titik nol kilometer Jogja menimbulkan respons dari berbagai pihak termasuk organisasi kemasyarakat. Pemuda Pancasila DIY lewat Koti Mahatidana misalnya menyerukan seluruh elemen ormas tersebut untuk menggaungkan perlawanan terhadap tindakan klitih.
"Ini sudah tidak main-main lagi. Pelaku klitih berani beraksi di kawasan wisata yang jadi jantungnya Jogja. Kawasan Titik Nol Kilometer ini jaraknya hanya kurang lebih 50 meter dari Istana Presiden [Gedung Agung]. Dan tidak jauh juga lokasinya dari Kraton Jogja," kata kata Ketua Koti Mahatidana PP DIY Yuni Astuti lewat keterangan tertulisnya, Jumat (10/2/2023).
BACA JUGA : Klitih Muncul Lagi, Pemkot Jogja Perkuat Pengawasan Jam Malam
Ia menilai sudah waktunya pelaku klitih ini menjadi musuh bersama masyarakat di DIY. Apalagi saat ini sasaran dari klitih bukan lagi sesama anggota geng pelajar tapi sudah ke masyarakat umum. Seperti halnya di titik nol Jogja tersebut korban merupakan mahasiswa baru yang sedang jalan-jalan di Malioboro.
"Klitih ini harus jadi musuh bersama. Mau sampai kapan kenyamanan dan keamanan masyarakat menjadi taruhannya. Ingat, Kota Yogyakarta itu jargonnya berhati nyaman. Kalau sudah seperti ini apakah Kota Jogja masih berhati nyaman?,” katanya.
Penindakan hukum yang tegas serta terukur menjadi salah satu solusi utama dari masalah klitih. Jangan sampai ada kesan pelaku klitih bebas berkeliaran karena kurang tegasnya penanganan hukum. Meski pun pelaku klitih usianya di bawah umur namun kelakuannya tidak mencerminkan usia sebagai anak-anak. Mereka justru bengis dan kejam dalam mengeksekusi korbannya. Korban luka hingga meninggal dunia sudah sering terjadi di DIY karena kasus klitih ini.
BACA JUGA : Meresahkan Masyarakat, Klitih Digaungkan Jadi Musuh Bersama
"Saya cermati selama ini belum pernah ada pelaku klitih yang ditangkap dengan kondisi ditembak kakinya. Polisi harus berani tegas dan menembak di tempat para pelaku klitih ini. Tindakan tegas ini agar ada efek jera bagi para pelaku dan calon-calon pelaku klitih," katanya.
Ia menyarankan kepolisian meningkatkan intensitas patroli di malam hari demi memberikan rasa aman pada warga di DIY. Jika petugas kepolisian kurang personel, organisasinya lewat Koti Mahatidana PP DIY siap mengerahkan personel untuk membantu patrol di malam hari.
"Saya sudah instruktikan dan mengajak pada para anggota Koti Mahatidana Pemuda Pancasila DIY untuk membantu petugas kepolisian menjaga DIY dari tindakan klitih. Klitih adalah musuh bersama maka harus dilawan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Kasus diare di Sleman mencapai 1.337 pada September 2026. DPRD meminta Dinkes menginvestigasi penyebab dan menguji kualitas air warga.
Prabowo menegaskan kekayaan alam Indonesia harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberi manfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Lionel Messi mendapat Doctor Honoris Causa dari UBA tanpa kuliah doktoral. Ini alasan dan prestasi yang membuatnya menerima gelar kehormatan.
BSU 2026 disiapkan untuk 13,3 juta pekerja dengan total Rp900.000. Simak syarat penerima dan cara cek BSU melalui laman Kemnaker.
Maximo Quiles punya tiga skenario untuk mengunci gelar Moto3 2026 di Mandalika. Simak syarat juara dan posisi David Almansa.