KPPS Pilur Gunungkidul Dibentuk, 230 TPS Siap Digunakan
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Rumah yang terdampak longsor di Dusun Jatibungkus, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Jumat (21/12/2018)./Ist-Dok BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Cuaca ekstrem sudah sering terjadi di wilayah Gunungkidul. Meski demikian, dampak terparah terjadi pada akhir 2017 lalu yang disebabkan karena dampak dari Badai Cempaka.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, hujan deras yang menguyur sejak Senin (13/2/2023) mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kapanewon Girisubo. Meski demikian, ia memastikan kondisi sudah mulai terkendali karena berangsur-angsur surut.
BACA JUGA : Banjir Menerjang Gunungkidul! Sejumlah Sekolah Ditutup, Siswa Belajar dari Rumah
“Selain banjir ada empat longsoran. Rinciannya, dua di Kapanewon Gedangsari, di Kapanewon Girisubo dan Ponjong masing-masing satu titik,” katanya, Selasa (14/2/2023).
Menurut dia, untuk masalah banjir atau genangan air yang diakibatkan hujan deras hampir terjadi setiap tahun. Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa dampak terbesar selama ini yang terjadi pada akhir 2017 lalu.
“Dampaknya sangat luas dan BNPB sampai turun memberikan bantuan ke Gunungkidul,” katanya.
Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto mengatakan, hujan deras juga mengakibatkan longsor di Gedangsari. Adapun material longsoran sampai merobohkan rumah milik Maryadi, warga Kalurahan Hargomulyo.
“Peristiwa terjadi pada Selasa sekitar pukul 00.30 WIB. Korban bersama isteri dan dua anaknya selamat. Untuk sementara keluarga ini mengungsi ke tempat saudara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPPS Pilur Gunungkidul telah terbentuk untuk 230 TPS di 31 kalurahan. Simak tugas KPPS dan jumlah pemilih pada Pilur 26 September 2026.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.
NTP nasional mencapai rekor 129,19 pada Agustus 2026, naik 1,05% dari Juli. Pemerintah juga menekan biaya pupuk dan menjamin harga gabah.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.