Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Pendistribusian Minyakita di Pasar Imogiri, Bantul, Rabu (15/3/2023)./Harian Jogja-Hadid Husaini
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mendistribusikan Minyakita kepada beberapa pedagang di Pasar Imogiri, Rabu (15/2/2023).
Minyak kemasan produksi pemerintah tersebut didistribusikan kepada 10 pedagang sembako di Pasar Imogiri yang sebelumnya sudah diregistrasi oleh DKUMPP Kabupaten Bantul.
Lurah Pasar Imogiri, Turadi mengungkapkan bahwa pendistribusian tersebut dilakukan untuk memantau stabilitas harga Minyakita di pasaran.
Dia mengatakan pemantauan tersebut akan dilakukan selama satu bulan, atau tepatnya hingga awal Ramadan. “Yang dibagikan masih Minyakita dalam bentuk botol, nanti dari distributor yang sudah kerja sama dihargai Rp12.600 dan pedagang dapat mengambil keuntungan tidak boleh lebih dari Rp14.000,” ujar Turadi.
BACA JUGA: Terjadi Kelangkaan, Pedagang Kesulitan Peroleh Stok Minyakita
Sub Koordinator Kelompok Substansi Pengendalian Barang Pokok dan Penting DKUMPP Bantul, Zuhriyatun Nur Handayani menyampaikan bahwa pendistribusian yang dilakukan merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran (SE) dari Kementerian Perdagangan.
“Kalau di Kabupaten Bantul sementara baru Pasar Imogiri. Kami sebelumnya sudah mendata pedagang yang mendapat program, datanya nanti langsung dikirim ke Pemda DIY untuk direkap dan kemudian dikirim ke Pusat,” ujar Nanik, sapaan akrabnya.
Nanik menyebut ada kesepakatan antara DKUMPP Bantul dengan distributor. “Beberapa poin yang disepakati melalui pakta integritas tersebut, seperti harga harus sesuai harga eceran tertinggi, langsung ke konsumen, dan dijual dua liter per orang,” ujarnya.
Dia berharap dengan adanya distribusi ini harga Minyakita bisa stabil, lantaran permintaan di masyarakat terhadap minyak tersebut saat ini memang sedang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.