Hari Ketiga Warga Hilang di Hutan Turi, Tim Vertikal Diterjunkan
Hari ketiga pencarian warga hilang di Hutan Pathuk Turi, Sleman, SAR gabungan menerjunkan delapan SRU dan tim vertikal.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO — Wacana pembangunan embarkasi haji makin santer di Kulonprogo. DPRD Kulonprogo membentuk pansus untuk mengawal wacana ini.
Ketua Pansus Embarkasi Haji DPRD Kulonprogo, Muhtarom Asrori menerangkan wacana embarkasi haji di Kulonprogo harus didorong dengan pengembangan infrastruktur.
Adanya pansus diharapkan dapat menelurkan rekomendasi ke Pemkab Kulonprogo perihal embarkasi haji di Kulonprogo. "Kami juga akan mencari ilmu di Jawa Barat dan Jawa Timur yang sudah ada embarkasinya," kata dia, Kamis (23/2/2023).
Pengawalan wacana pembangunan ini dinilai lambat. Oleh karena itu pansus dibentuk utnuk mempercepat progres pembangunan embarkasi haji bisa terealisasi.
"Jangan sampai dengan kelambanan ini akan merugikan Kulonprogo. Karena efek dari ketika ada asrama haji, efeknya insyallah di masyarakat akan luar biasa untuk meningkatkan ekonominya," ujar dia.
BACA JUGA: Tujuh Calon Haji Embarkasi Solo Tertunda Berangkat
Dengan keterbatasan APBD ini, Muhtarom berpandangan jika Kulonprogo perlu persiapan dari segi anggaran. "Infrastrukturnya dari mana, apakah itu nanti mendahului anggaran di perubahan, ini kan juga harus detail, jelas," ungkapnya.
Posisi Yogyakarta International Airport (YIA) yang berada di Kulonprogo, menjadi nilai lebih keberadaan embarkasi haji di Kulonprogo. Namun infrastruktur pendukungnya seperti akses jalan dan lainnya menurut Muhtarom harus disiapkan.
Dari info awal yang diperoleh Muhtarom, proyeksi lokasi bakal calon embarkasi haji ada di Hargomulyo, Kokap. Bila benar, pembangunan rencananya akan dilakukan pada 2024.
Sementara itu Plt. Kepala Bappeda Kulonprogo, Eka Pranyata menerangkan bila pihaknya masih menunggu kepastian pendanaan dari Kemenag terkait pembangunan embarkasi haji.
Di sisi lain Pemkab Kulonprogo tengah berupaya mencari dukungan pendanaan dari provinsi serta penyediaan lahan. "Pemda sekarang juga melakukan pendekatan ke Provinsi untuk dukungan pendanaan juga menyiapkan perencanaan lahan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari ketiga pencarian warga hilang di Hutan Pathuk Turi, Sleman, SAR gabungan menerjunkan delapan SRU dan tim vertikal.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.
Acer Medical melihat Indonesia sebagai pasar potensial teknologi kesehatan AI untuk memperluas akses layanan, terutama di wilayah terpencil.
Pemkot Jogja memperkuat kewaspadaan warga melalui pos kamling sekaligus mendorong gotong royong, UMKM, dan pengelolaan sampah.
DMI menyerukan umat Islam menggelar shalat Istisqa hingga awal September di tengah kemarau panjang, kekeringan, dan karhutla.
Kebakaran Kampung Adat Sade merusak 89 rumah. LHSS meminta mitigasi dan perlindungan kawasan warisan budaya NTB dievaluasi.