Pemkab Bantul Berdayakan Warga Awasi Pembuangan Sampah Liar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Pelaku saat dibawa oleh polisi dalam jumpa pers di Satreskrim Polresta Yogyakarta, Selasa (28/2/2023). /Harian Jogja-Hadid Husaini.
Harianjogja.com, JOGJA—Satreskrim Polresta Jogja menangkap seorang wanita berinisial RK karena melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Penyebab penganiayaan itu karena pelaku merasa kerap diejek.
Pelaku tindak kekerasan kepada anak di bawah umur oleh seorang karyawan swasta yang merupakan teman sendiri berhasil diamankan oleh Satreskrim Polresta Jogja.
BACA JUGA : Penganiayaan Berujung Kematian di Sekitar Asrama Papua
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, AKP Archye Nevada menyampaikan pelaku berinisial RK merupakan wanita asal Sleman yang berprofesi sebagai karyawan swasta. Penganiayaan itu terjadi karena tersangka tersulut emosi akibat sering diejek.
“Korban berinisial EG yang terhitung masih dibawah umur, 17 tahun, yang pada saat kejadian berada di sekitar Stadion Mandala Krida, Pelaku yang merupakan teman korban mengajaknya ke sebuah kos yang ada di wilayah Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta,” katanya, Selasa (28/2/2023).
Ditempat tersebut korban dianiaya oleh pelaku dengan tindakan berupa pemukulan dan menendang menggunakan tangan dan kaki hingga menimbulkan luka-luka dibagian kepala. Atas kejadian tersebut korban berobat ke RSUD Sleman dan melaporkan penganiayaan kepada Polresta Jogjaa. Selang dua hari, Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pada 24 November.
“Sering minta minuman Anggur Merah kepada saya, padahal saya enggak pernah minta,” ujar RK saat ditanya oleh wartawan.
Tindakan penganiayaan seperti ini bukan pertama kali dilakukan pelaku. Pasalnya sebelum ini pelaku mengaku telah melakukan tindakan yang sama sebanyak empat kali dengan orang yang berbeda.
BACA JUGA : Korban Meninggal Akibat Penganiayaan di Wirobrajan
Salah satu yang menjadi korban merupakan mantan kekasih pelaku yang disebut menganiaya karena kesal dijadikan sebagai pemenuh kebutuhan hidup dan berakhir dengan perselingkuhan. RK sebelumnya juga sempat ditahan di PN Sleman.
Pasal yang dikenakan kepada pelaku adalah pasal 80 ayat 2 Jo Pasal 76 C atau pasal 80 ayat satu Jo 76 C UU No.35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No.23 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Anak Subsidair Pasal 351 ayat 1 4 KUH Pidana. Dengan ancaman paling lama 3 tahun 6 bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.
Polisi menembak kaki pelaku pemerkosaan dan penyekapan wanita asal Kalimantan Utara di Makassar saat mencoba melawan ketika ditangkap.